Perbedaan Fox Corp Class A dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Fox Corp Class A diperdagangkan di $62,41 (kapitalisasi pasar $25,36B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $60,77 (kapitalisasi pasar $3,39B). Perbedaan utamanya: Fox Corp Class A jauh lebih besar — sekitar 7,5× kapitalisasi pasar SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF, dan Fox Corp Class A membagikan dividen 0,91%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fox Corp Class A selama 34 Hari dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF selama 64 Hari.
| FOXA | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $25,36B | $3,39B |
Volume | 2.566.954 | 349.184 |
Sektor | Media | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $76,11 | $61,15 |
Terendah 52 Minggu | $48,79 | $46,65 |
Rata-rata Waktu Simpan | 34 Hari | 64 Hari |
Nilai Perusahaan | $28,72B | — |
Imbal Hasil Dividen | 0,91% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
FOXA diperdagangkan di $62,41 dengan penurunan harian -0,46%. Saham menunjukkan momentum teknis bullish dengan support kunci di $62 dan resistance di $64. Fundamental kuat dengan revenue tumbuh dari $14,0B (2024) ke $16,3B (2025) dan margin laba bersih 13,88%. FOXA secara konsisten mengungguli estimasi EPS kuartalan, dengan beat terbaru Q2 2026 (aktual $1,79 vs ekspektasi $1,44). Akuisisi Roku senilai $22B tetap menjadi katalis utama meski menghadapi pengawasan DOJ.
Outlook positif dengan konsensus analis 'Buy' 54,17% dan target harga $72 (potensi kenaikan 15%). Risiko utama termasuk penyelesaian akuisisi Roku dan tekanan regulasi. Fundamental yang solid dengan valuasi wajar (P/E 16,55) mendukung prospek jangka panjang, meski proyeksi laba 2026 yang lebih rendah ($1,7B vs $2,3B) perlu diwaspadai.
SPUS ETF diperdagangkan di $60.77 dengan penurunan 0.49% hari ini. Sinyal teknis bullish dari moving averages namun RSI menunjukkan kondisi overbought. ETF ini membayar dividen konsisten $0.03 per saham dengan short interest yang meningkat signifikan 174.5% pada September 2026.
Outlook: Potensi bullish jangka pendek didukung momentum teknis, namun kenaikan short interest dan kondisi overbought RSI mengindikasikan risiko koreksi. Dividen stabil memberikan pendapatan tambahan bagi investor jangka panjang.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Fox beroperasi di jaringan kabel dan televisi. Segmen kabel mencakup Fox News, Fox Business, dan saluran olahraga, sementara segmen TV mencakup jaringan Fox, 29 stasiun lokal (18 berafiliasi dengan Fox), serta layanan streaming gratis Tubi. Setelah menjual sebagian besar aset hiburannya ke Disney pada 2019, Fox kini berfokus pada berita dan olahraga langsung, terutama dalam paket TV berbayar. Keluarga Murdoch mengendalikan perusahaan ini.
Selengkapnya di halaman FOXA →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →