Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja F.N.B. Corporation Common Stock (FNB) vs First Solar, Inc. (FSLR)

F.N.B. Corporation Common StockTrading
First Solar, Inc.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan F.N.B. Corporation Common Stock dan First Solar, Inc.: F.N.B. Corporation Common Stock diperdagangkan di $16,91 (kapitalisasi pasar $6,07B), sedangkan First Solar, Inc. diperdagangkan di $177,76 (kapitalisasi pasar $20,05B). Perbedaan utamanya: First Solar, Inc. jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar F.N.B. Corporation Common Stock, dan F.N.B. Corporation Common Stock membagikan dividen 3,05%, sedangkan First Solar, Inc. tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan F.N.B. Corporation Common Stock selama 0 Hari dan First Solar, Inc. selama 76 Hari.

FNBFSLR
Kapitalisasi Pasar
$6,07B$20,05B
Volume
5.600.6092.420.017
Sektor
FinancialsEnergy
Tertinggi 52 Minggu
$19,49$318,30
Terendah 52 Minggu
$14,65$172,11
Rata-rata Waktu Simpan
0 Hari76 Hari
Nilai Perusahaan
$10,61B$18,52B
Imbal Hasil Dividen
3,05%—

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

F.N.B. Corporation Common Stock

FNB Corporation (FNB) diperdagangkan di $17.05 dengan penurunan harian -0.76%. Saham menunjukkan momentum fundamental yang solid dengan laba bersih $565 juta pada 2025 dan margin keuntungan 33.04%. Analis sangat optimis dengan 65% rekomendasi beli dan target harga konsensus $20.80. Teknikal netral dengan support dan resistance di level $17, sementara kuartal ketiga 2026 menunggu laporan hasil.

Outlook positif didukung valuasi menarik (P/E 10.15, P/B 0.89) dan pertumbuhan pendapatan yang stabil. Risiko utama termasuk persaingan perbankan yang ketat dan volatilitas suku bunga. Dengan prospek ekspansi wealth management dan fundamental yang sehat, FNB menawarkan potensi apresiasi 22% menuju target konsensus.

First Solar, Inc.

First Solar (FSLR) diperdagangkan di $179.08 dengan penurunan 0.36% hari ini, mencerminkan tekanan teknis bearish jangka pendek meskipun fundamental perusahaan tetap kuat. Saham ini menunjukkan volatilitas tinggi dengan harga mendekati level support kritis di $176. Performa kuartalan yang beragam - melebihi ekspektasi di Q1 dan Q2 2026 tetapi meleset di Q4 2025 - dikombinasikan dengan pertumbuhan revenue yang konsisten dan margin profitabilitas yang sehat.

Outlook jangka panjang tetap positif didukung oleh fundamental perusahaan yang solid dengan ROE 18.51% dan pertumbuhan revenue berkelanjutan. Namun, risiko utama termasuk volatilitas sektor energi terbarukan, tekanan suku bunga tinggi yang mempengaruhi pembiayaan proyek, dan persaingan ketat di industri solar. Analis mempertahankan rating 'Buy' dengan target harga konsensus $268.82 yang menunjukkan potensi upside signifikan.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

FNB
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 0 Hari
FSLR
49% Beli51% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 76 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang F.N.B. Corporation Common Stock

F.N.B. Corporation adalah perusahaan induk jasa keuangan terdiversifikasi yang berkantor pusat di Pittsburgh, Pennsylvania, beroperasi melalui anak perusahaan utamanya, First National Bank of Pennsylvania. Perusahaan menyediakan layanan perbankan komersial, perbankan konsumen, manajemen kekayaan, dan asuransi melalui lebih dari 350 kantor cabang di tujuh negara bagian dan Washington, D.C.

Selengkapnya di halaman FNB →

Tentang First Solar, Inc.

First Solar mendesain dan memproduksi panel surya, modul, dan sistem untuk digunakan dalam proyek pengembangan skala utilitas. Modul surya yang dibuat perusahaan ini menggunakan telluride kadmium untuk mengubah sinar matahari menjadi listrik. Hal ini biasa disebut teknologi film tipis. First Solar adalah produsen modul surya film tipis terbesar di dunia. Perusahaan ini memiliki jalur produksi di Vietnam, Malaysia, Amerika Serikat, dan pabrik baru yang sedang dibangun di India.

Selengkapnya di halaman FSLR →