Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Falmaco Nonwoven Industri Tbk. (FLMC) vs Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO)

Falmaco Nonwoven Industri Tbk.Trading
Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Falmaco Nonwoven Industri Tbk. dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.: Falmaco Nonwoven Industri Tbk. diperdagangkan di Rp136 (kapitalisasi pasar 99,22 M, volume 24 jam 9,93 jt), sedangkan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. diperdagangkan di Rp348 (kapitalisasi pasar 10,5 T, volume 24 jam 50,89 jt). Perbedaan utamanya: Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. jauh lebih besar — sekitar 105,8× kapitalisasi pasar Falmaco Nonwoven Industri Tbk., dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. lebih aktif diperdagangkan (50,89 jt vs 9,93 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

FLMCSIDO
Kapitalisasi Pasar
99,22 M10,5 T
Volume
9,93 jt50,89 jt
Lot
99,29 rb508,91 rb
Perputaran
1,32 M17,76 M
Harga Rata-rata
133,34349,05
Nilai Transaksi
1,32 M17,76 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
136348
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,51 rb13,55 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

FLMC
Lihat detail
SIDO
Lihat detail

Tentang Falmaco Nonwoven Industri Tbk.

PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (the “Company”) was established on July 23, 1996 based on Notarial Deed No. 9 of Lina Rachmawati, S.H. The Company strated its commercial operations in 1996.

Selengkapnya di halaman FLMC

Tentang Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (the Company) domiciled in Semarang, was established based on the Notarial deed No. 21 dated March 18 1975 made in presence of Kahirman Gondodiwirjo, S.H., Notary in Semarang. Initial venture company herbal medicine industry, stems from a domestic industry that is managed by Mrs. Rahkmat Sulistio in 1940 in Yogyakarta, assisted by three employees. A large demand for herbal medicine is more practical packaging, encouraging produced herbs in powder form. Processing of herbal medicine in 1951 moved from Yogyakarta to Semarang with a simple company was founded under the name Sido Muncul, located on Jl. Mlaten Trenggulun, Semarang. In 1970 established CV Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul. Then in 1975, business form herbal medicine industry transformed into Perseroan Terbatas under the name of PT Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul Tbk (The Company).

Selengkapnya di halaman SIDO