Perbedaan Franklin FTSE South Korea ETF dan Ternium S.A. Ternium S.A. American Depositary Shares (each representing ten shares USD1.00 par value): Franklin FTSE South Korea ETF diperdagangkan di $49,65 (kapitalisasi pasar $1,67B), sedangkan Ternium S.A. Ternium S.A. American Depositary Shares (each representing ten shares USD1.00 par value) diperdagangkan di $58,25 (kapitalisasi pasar $11,49B). Perbedaan utamanya: Ternium S.A. Ternium S.A. American Depositary Shares (each representing ten shares USD1.00 par value) jauh lebih besar — sekitar 6,9× kapitalisasi pasar Franklin FTSE South Korea ETF, dan Ternium S.A. Ternium S.A. American Depositary Shares (each representing ten shares USD1.00 par value) membagikan dividen 3,76%, sedangkan Franklin FTSE South Korea ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Franklin FTSE South Korea ETF selama 15 Hari dan Ternium S.A. Ternium S.A. American Depositary Shares (each representing ten shares USD1.00 par value) selama 0 Hari.
| FLKR | TX | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,67B | $11,49B |
Volume | 880.778 | 385.261 |
Sektor | Broad Market / Factor | Basic Materials |
Tertinggi 52 Minggu | $72,25 | $58,99 |
Terendah 52 Minggu | $28,48 | $35,26 |
Rata-rata Waktu Simpan | 15 Hari | 0 Hari |
Nilai Perusahaan | — | $11,81B |
Imbal Hasil Dividen | — | 3,76% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
FLKR (Franklin FTSE South Korea ETF) diperdagangkan pada $54.89 dengan penurunan 2.03% hari ini, mencerminkan tekanan pasar teknologi Asia. ETF ini sangat terkonsentrasi pada raksasa semikonduktor Korea Selatan dengan hampir 50% eksposur ke Samsung dan SK Hynix. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual yang kuat, sementara fundamental menunjukkan potensi valuasi menarik setelah koreksi Juli.
Outlook FLKR bergantung pada siklus memori semikonduktor dan permintaan AI. Peluang muncul dari diskon valuasi dan pertumbuhan ekspor Korea yang kuat, namun risiko utama meliputi volatilitas harga chip, tekanan geopolitik, dan ketergantungan berlebihan pada dua saham besar. Investor perlu mempertimbangkan konsentrasi portofolio yang tinggi terhadap sektor semikonduktor.
Ternium (TX) menunjukkan momentum positif dengan kenaikan harga 1,81% menjadi $58,99, didorong oleh hasil Q2 2026 yang melampaui ekspektasi dengan EPS $1,75 vs $1,22. Valuasi menarik dengan P/E 16,39 dan P/B 0,94 di bawah rata-rata industri. Proyek ekspansi Pesqueria senilai $4 miliar berpotensi meningkatkan kapasitas produksi dan EBITDA 5-10% mulai 2028.
Outlook positif dengan konsensus analis 50% Buy dan target harga $57,17, meski harga saat ini sudah di atas target. Risiko utama meliputi volatilitas harga baja, ketidakpastian perdagangan global, dan penurunan arus kas operasional dari $2,3B (2025) ke $1,5B (2026). Dividen yield 7% menjadi daya tarik tambahan bagi investor.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Franklin FTSE South Korea ETF berupaya melacak indeks saham Korea Selatan. ETF ini memberikan eksposur ke perusahaan yang terdaftar di Korea Selatan dari berbagai sektor.
Selengkapnya di halaman FLKR →Ternium S.A. adalah produsen baja berkantor pusat di Luksemburg yang mengoperasikan sistem produksi terintegrasi, mulai dari pertambangan hingga produk baja canai datar dan panjang jadi. Perusahaan mengoperasikan 18 pabrik produksi dan dua operasi tambang di Argentina, Brasil, Kolombia, Guatemala, Meksiko, dan AS, melayani industri otomotif, konstruksi, peralatan rumah tangga, dan energi.
Selengkapnya di halaman TX →