Perbedaan FedEx Corporation dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: FedEx Corporation diperdagangkan di $290,25 (kapitalisasi pasar $69,04B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $60,58 (kapitalisasi pasar $3,39B). Perbedaan utamanya: FedEx Corporation jauh lebih besar — sekitar 20,4× kapitalisasi pasar SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF, dan FedEx Corporation membagikan dividen 1,67%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan FedEx Corporation selama 87 Hari dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF selama 64 Hari.
| FDX | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $69,04B | $3,39B |
Volume | 1.287.367 | 349.184 |
Sektor | Industrials | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $339,35 | $61,15 |
Terendah 52 Minggu | $180,87 | $46,65 |
Rata-rata Waktu Simpan | 87 Hari | 64 Hari |
Nilai Perusahaan | $98,68B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,67% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham FDX diperdagangkan di $289.04 dengan perubahan harian minimal 0.01%. Secara teknis, sinyal bearish mendominasi meskipun indikator osilator netral. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 15.73 dan P/S 0.74, didukung margin laba bersih 4.68%. Perusahaan baru saja mengumumkan pembelian 2.000 truk listrik senilai $300 juta dari Harbinger (TechCrunch, 2026-09-30), menandakan komitmen transformasi hijau.
Outlook FDX didukung konsensus analis 'Buy' 57% dengan target harga $307.55, namun tekanan harga minyak dan volatilitas pasar berisiko memangkas margin. Pertumbuhan pendapatan proyeksi 2026 ke $94.7B menjadi katalis utama, meski tren arus kas operasional yang menurun perlu dipantau.
SPUS diperdagangkan pada $61,07 dengan penurunan harian ringan -0,13%. Sinyal teknis keseluruhan bullish didukung oleh moving averages, meski osilator menunjukkan tekanan jual dengan RSI mendekati zona jenuh beli. ETF ini membayar dividen konsisten $0,03 per saham dengan jadwal reguler hingga September 2026, menarik bagi investor yang mencari pendapatan.
Outlook SPUS didukung momentum teknis bullish namun menghadapi risiko dari peningkatan short interest yang signifikan. Potensi kenaikan terbatas oleh level resistance di $62, sementara fundamental terbatas karena sifatnya sebagai ETF yang melacak indeks S&P 500 dengan kriteria syariah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
FedEx mempelopori pengiriman semalam pada tahun 1973 dan tetap menjadi penyedia paket ekspres terbesar di dunia. Pada tahun fiskal 2020 (berakhir Mei 2020), FedEx memperoleh 51% pendapatn dari divisi ekspres, 33% dari darat, dan 10% dari angkutan. Sisa pendapatan berasal dari layanan lain seperti FedEx Office yang pengiriman/produksi dokumen, dan FedEx Logistics yang menyediakan penerusan global. FedEx mengakuisisi perusahaan pengiriman paket Belanda bernama TNT Express pada tahun 2016. Sebelumnya, TNT adalah penyedia pengiriman paket global terbesar keempat.
Selengkapnya di halaman FDX →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →