Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) vs Bahtera Bumi Raya Tbk. (PGJO)

Fast Food Indonesia Tbk.Trading
Bahtera Bumi Raya Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Fast Food Indonesia Tbk. dan Bahtera Bumi Raya Tbk.: Fast Food Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp416 (kapitalisasi pasar 1,89 T, volume 24 jam 27,63 jt), sedangkan Bahtera Bumi Raya Tbk. diperdagangkan di Rp785 (kapitalisasi pasar 569,04 M, volume 24 jam 291,7 rb). Perbedaan utamanya: Fast Food Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Bahtera Bumi Raya Tbk., dan Fast Food Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (27,63 jt vs 291,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

FASTPGJO
Kapitalisasi Pasar
1,89 T569,04 M
Volume
27,63 jt291,7 rb
Lot
276,35 rb2,92 rb
Perputaran
11,97 M227,78 jt
Harga Rata-rata
433,22780,89
Nilai Transaksi
11,97 M227,78 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
416785
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,38 rb83

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

FAST
Lihat detail
PGJO
Lihat detail

Tentang Fast Food Indonesia Tbk.

PT. Fast Food Indonesia Tbk is a company founded in 1978 by the Gelael Group and the exclusive KFC franchise holder in Indonesia. The first KFC outlet opened in October 1979 at Jl. Melawai, Jakarta proved to be successful and paved the way for the opening of more additional outlets in Jakarta. The Company expanded its regional coverage to include other major cities in Indonesia and because of its success in building KFC brand image for the past 20 years of operation, KFC became the country’s dominant fast food market leader.

Selengkapnya di halaman FAST

Tentang Bahtera Bumi Raya Tbk.

PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 22 dated February 20, 2017 of Argo Wahyu Jati, S.H., M.Kn., a public notary in Tangerang Selatan. The Company started its commercial operations in 2018.

Selengkapnya di halaman PGJO