Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Fast Food Indonesia Tbk.Trading
Gunung Raja Paksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Fast Food Indonesia Tbk. dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Fast Food Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp448 (kapitalisasi pasar 1,88 T, volume 24 jam 21,53 jt), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp304 (kapitalisasi pasar 3,68 T, volume 24 jam 148,8 rb). Perbedaan utamanya: Gunung Raja Paksi Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Fast Food Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,53 jt vs 148,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

FASTGGRP
Kapitalisasi Pasar
1,88 T3,68 T
Volume
21,53 jt148,8 rb
Lot
215,35 rb1,49 rb
Perputaran
9,42 M44,88 jt
Harga Rata-rata
437,38301,58
Nilai Transaksi
9,42 M44,88 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
448304
Volume Ekuilibrium Indikatif
8,4 rb1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

FAST
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Fast Food Indonesia Tbk.

PT. Fast Food Indonesia Tbk is a company founded in 1978 by the Gelael Group and the exclusive KFC franchise holder in Indonesia. The first KFC outlet opened in October 1979 at Jl. Melawai, Jakarta proved to be successful and paved the way for the opening of more additional outlets in Jakarta. The Company expanded its regional coverage to include other major cities in Indonesia and because of its success in building KFC brand image for the past 20 years of operation, KFC became the country’s dominant fast food market leader.

Selengkapnya di halaman FAST

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP