Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja XL Axiata Tbk. (EXCL) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

XL Axiata Tbk.Trading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan XL Axiata Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: XL Axiata Tbk. diperdagangkan di Rp2.560 (kapitalisasi pasar 43,86 T, volume 24 jam 26,94 jt), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp4.610 (kapitalisasi pasar 13,91 T, volume 24 jam 538,4 rb). Perbedaan utamanya: XL Axiata Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Abadi Lestari Indonesia Tbk., dan XL Axiata Tbk. lebih aktif diperdagangkan (26,94 jt vs 538,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

EXCLRLCO
Kapitalisasi Pasar
43,86 T13,91 T
Volume
26,94 jt538,4 rb
Lot
269,43 rb5,38 rb
Perputaran
68,92 M2,47 M
Harga Rata-rata
2.557,954.589,19
Nilai Transaksi
68,92 M2,47 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.5604.610
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,57 rb150

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

EXCL
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang XL Axiata Tbk.

PT XL Axiata Tbk (the Company) which was previously known as PT Excelcomindo Pratama Tbk, was initially established under the name PT Grahametropolitan Lestari. The Company was established on Oct 6th, 1989.The articles of association have been amended several times, most recently on Aug 2, 2005, concerning among other the change of par value, equity and public offering. The company started its operation since October 1996 and was the 3rd biggest company in Indonesia for the number of customer and income.

Selengkapnya di halaman EXCL

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO