Perbedaan iShares MSCI Malaysia ETF dan Alphabet Inc Class A: iShares MSCI Malaysia ETF diperdagangkan di $26,65 (kapitalisasi pasar $256,41M), sedangkan Alphabet Inc Class A diperdagangkan di $351,68 (kapitalisasi pasar $4,24T). Perbedaan utamanya: Alphabet Inc Class A jauh lebih besar — sekitar 16,5× kapitalisasi pasar iShares MSCI Malaysia ETF, dan Alphabet Inc Class A membagikan dividen 0,25%, sedangkan iShares MSCI Malaysia ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan iShares MSCI Malaysia ETF selama 66 Hari dan Alphabet Inc Class A selama 85 Hari.
| EWM | GOOGL | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $256,41M | $4,24T |
Volume | 111.962 | 23.392.850 |
Sektor | Broad Market / Factor | Media |
Tertinggi 52 Minggu | $30,42 | $402,62 |
Terendah 52 Minggu | $25,33 | $236,59 |
Rata-rata Waktu Simpan | 66 Hari | 85 Hari |
Nilai Perusahaan | — | $4,13T |
Imbal Hasil Dividen | — | 0,25% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Belum ada sinyal Aura AI.
Saham GOOGL diperdagangkan di $351,66, naik 0,33% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak dan momentum fundamental yang kuat. Perusahaan melaporkan pendapatan $402,84 miliar pada 2025 dengan margin laba bersih 32,8%, sementara analis konsensus menargetkan harga $431,83. Berita terkini menyoroti pertumbuhan AI dan kenaikan harga langganan YouTube sebagai katalis positif.
Outlook GOOGL didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang konsisten, ekspansi AI, dan valuasi P/E 17,48 yang menarik dibandingkan sektor teknologi. Risiko utama termasuk persaingan ketat di iklan digital dan tekanan regulasi. Dengan 86,75% analis merekomendasikan beli, saham ini menawarkan potensi apresiasi jangka panjang meski menghadapi volatilitas pasar.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
EWM melacak Indeks MSCI Malaysia yang memberikan eksposur ke pasar saham Malaysia. ETF ini menawarkan portofolio terdiversifikasi yang terdiri dari perusahaan besar dan menengah di berbagai sektor di Malaysia.
Selengkapnya di halaman EWM →Alphabet, perusahaan induk Google, memperoleh hampir 90% pendapatannya dari layanan Google, terutama iklan. Sumber lain termasuk langganan (YouTube TV, YouTube Music), penjualan platform (Play Store), dan perangkat (Pixel, Chromebook, Chromecast). Google Cloud menyumbang sekitar 10%, sementara investasi di mobil otonom (Waymo), kesehatan (Verily), dan internet (Google Fiber) melengkapi sisanya.
Selengkapnya di halaman GOOGL →