Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) vs Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC)

ESSA Industries Indonesia Tbk.Trading
Indonesian Tobacco Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan ESSA Industries Indonesia Tbk. dan Indonesian Tobacco Tbk.: ESSA Industries Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp655 (kapitalisasi pasar 11,71 T, volume 24 jam 133,29 jt), sedangkan Indonesian Tobacco Tbk. diperdagangkan di Rp224 (kapitalisasi pasar 210,72 M, volume 24 jam 104,7 rb). Perbedaan utamanya: ESSA Industries Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 55,6× kapitalisasi pasar Indonesian Tobacco Tbk., dan ESSA Industries Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (133,29 jt vs 104,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ESSAITIC
Kapitalisasi Pasar
11,71 T210,72 M
Volume
133,29 jt104,7 rb
Lot
1,33 jt1,05 rb
Perputaran
87,41 M23,59 jt
Harga Rata-rata
655,81225,34
Nilai Transaksi
87,41 M23,59 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
655224
Volume Ekuilibrium Indikatif
55,53 rb201

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ESSA
Lihat detail
ITIC
Lihat detail

Tentang ESSA Industries Indonesia Tbk.

Surya Esa Perkasa, PT (the company) was established based on the Notarial Deed No. 7 dated March 24, 2006 of Hasbullah Abdul Rasyid SH., M.Kn, public notary in Jakarta, within the framework of Domestic Capital Law No. 6 year 1968 Jo Law No. 12 year 1970.

Selengkapnya di halaman ESSA

Tentang Indonesian Tobacco Tbk.

PT Indonesian Tobacco Tbk (the Company) was established in Notarial Deed No. 25 dated May 16, 1955 of Public Notary H. Chusen Bisri, S.H. under the name of N.V. Indonesian Tobacco & Industrial Company approved by the Minister of Justice of the deed of Establishment Republic of Indonesia in Decision Letter No. J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. 478 dated June 22, 1956, Supplement No. 50.

Selengkapnya di halaman ITIC