Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Eversource Energy (D/B/A) Common Stock (ES) vs First Solar, Inc. (FSLR)

Eversource Energy (D/B/A) Common StockTrading
First Solar, Inc.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Eversource Energy (D/B/A) Common Stock dan First Solar, Inc.: Eversource Energy (D/B/A) Common Stock diperdagangkan di $66,67 (kapitalisasi pasar $24,77B), sedangkan First Solar, Inc. diperdagangkan di $176,2 (kapitalisasi pasar $20,05B). Perbedaan utamanya: Eversource Energy (D/B/A) Common Stock lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Eversource Energy (D/B/A) Common Stock membagikan dividen 4,79%, sedangkan First Solar, Inc. tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Eversource Energy (D/B/A) Common Stock selama 0 Hari dan First Solar, Inc. selama 76 Hari.

ESFSLR
Kapitalisasi Pasar
$24,77B$20,05B
Volume
3.738.1272.420.017
Sektor
UtilitiesEnergy
Tertinggi 52 Minggu
$76,21$318,30
Terendah 52 Minggu
$63,28$172,11
Rata-rata Waktu Simpan
0 Hari76 Hari
Nilai Perusahaan
$54,84B$18,52B
Imbal Hasil Dividen
4,79%—

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Eversource Energy (D/B/A) Common Stock

Saham ES diperdagangkan di $65.75 dengan penurunan 0.53% hari ini. Secara teknis berada dalam zona netral dengan support kunci di $65 dan resistance di $67. Fundamental menunjukkan perusahaan utilitas ini memiliki margin laba kotor yang kuat sebesar 84.95% namun laba bersih turun menjadi 10.35% pada 2026. Perusahaan sedang fokus pada modernisasi jaringan dengan rencana investasi $26.5 miliar hingga 2030.

Outlook jangka panjang didukung rencana investasi infrastruktur, namun risiko regulasi di Connecticut dan tekanan margin perlu diwaspadai. Analis memberikan konsensus harga target $73.75 dengan mayoritas rating Hold (55.18%), mencerminkan pandangan hati-hati terhadap prospek pertumbuhan perusahaan.

First Solar, Inc.

First Solar (FSLR) diperdagangkan di $179.08 dengan penurunan 0.36% hari ini, mencerminkan tekanan teknis bearish jangka pendek meskipun fundamental perusahaan tetap kuat. Saham ini menunjukkan volatilitas tinggi dengan harga mendekati level support kritis di $176. Performa kuartalan yang beragam - melebihi ekspektasi di Q1 dan Q2 2026 tetapi meleset di Q4 2025 - dikombinasikan dengan pertumbuhan revenue yang konsisten dan margin profitabilitas yang sehat.

Outlook jangka panjang tetap positif didukung oleh fundamental perusahaan yang solid dengan ROE 18.51% dan pertumbuhan revenue berkelanjutan. Namun, risiko utama termasuk volatilitas sektor energi terbarukan, tekanan suku bunga tinggi yang mempengaruhi pembiayaan proyek, dan persaingan ketat di industri solar. Analis mempertahankan rating 'Buy' dengan target harga konsensus $268.82 yang menunjukkan potensi upside signifikan.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ES
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 0 Hari
FSLR
49% Beli51% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 76 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Eversource Energy (D/B/A) Common Stock

Eversource Energy adalah perusahaan induk utilitas teregulasi yang menyalurkan listrik, gas alam, dan air kepada pelanggan di Connecticut, Massachusetts, dan New Hampshire. Perusahaan beroperasi melalui segmen distribusi dan transmisi listrik, distribusi gas alam, dan distribusi air, melalui anak perusahaan termasuk CL&P, NSTAR, PSNH, Yankee Gas, dan Aquarion.

Selengkapnya di halaman ES →

Tentang First Solar, Inc.

First Solar mendesain dan memproduksi panel surya, modul, dan sistem untuk digunakan dalam proyek pengembangan skala utilitas. Modul surya yang dibuat perusahaan ini menggunakan telluride kadmium untuk mengubah sinar matahari menjadi listrik. Hal ini biasa disebut teknologi film tipis. First Solar adalah produsen modul surya film tipis terbesar di dunia. Perusahaan ini memiliki jalur produksi di Vietnam, Malaysia, Amerika Serikat, dan pabrik baru yang sedang dibangun di India.

Selengkapnya di halaman FSLR →