Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Eratex Djaja Tbk. (ERTX) vs Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA)

Eratex Djaja Tbk.Trading
Super Bank Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Eratex Djaja Tbk. dan Super Bank Indonesia Tbk.: Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp189 (kapitalisasi pasar 243,16 M, volume 24 jam 699,1 rb), sedangkan Super Bank Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp570 (kapitalisasi pasar 19,8 T, volume 24 jam 51,07 jt). Perbedaan utamanya: Super Bank Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 81,4× kapitalisasi pasar Eratex Djaja Tbk., dan Super Bank Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (51,07 jt vs 699,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ERTXSUPA
Kapitalisasi Pasar
243,16 M19,8 T
Volume
699,1 rb51,07 jt
Lot
6,99 rb510,7 rb
Perputaran
131,1 jt29,1 M
Harga Rata-rata
187,53569,76
Nilai Transaksi
131,1 jt29,1 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
189570
Volume Ekuilibrium Indikatif
59129,32 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ERTX
Lihat detail
SUPA
Lihat detail

Tentang Eratex Djaja Tbk.

PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.

Selengkapnya di halaman ERTX

Tentang Super Bank Indonesia Tbk.

PT Super Bank Indonesia Tbk. (hereinafter referred to as the Bank) formerly under the name of PT Bank Fama International was established by Deed No. 36 on 5 March 1993, before Notary Herlien, S.H. The Bank has received a license as a commercial bank according to the Decree of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. 834/KMK.017/1993 dated 11 October 1993.

Selengkapnya di halaman SUPA