Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Eratex Djaja Tbk. (ERTX) vs Charlie Hospital Semarang Tbk. (RSCH)

Eratex Djaja Tbk.Trading
Charlie Hospital Semarang Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Eratex Djaja Tbk. dan Charlie Hospital Semarang Tbk.: Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp181 (kapitalisasi pasar 239,3 M, volume 24 jam 594,1 rb), sedangkan Charlie Hospital Semarang Tbk. diperdagangkan di Rp430 (kapitalisasi pasar 1,11 T, volume 24 jam 25,61 jt). Perbedaan utamanya: Charlie Hospital Semarang Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar Eratex Djaja Tbk., dan Charlie Hospital Semarang Tbk. lebih aktif diperdagangkan (25,61 jt vs 594,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ERTXRSCH
Kapitalisasi Pasar
239,3 M1,11 T
Volume
594,1 rb25,61 jt
Lot
5,94 rb256,07 rb
Perputaran
108,21 jt10,76 M
Harga Rata-rata
182,14420,16
Nilai Transaksi
108,21 jt10,76 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
181430
Volume Ekuilibrium Indikatif
8641,46 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ERTX
Lihat detail
RSCH
Lihat detail

Tentang Eratex Djaja Tbk.

PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.

Selengkapnya di halaman ERTX

Tentang Charlie Hospital Semarang Tbk.

PT Charlie Hospital Semarang, Tbk (the "Company") was established based on Deed No. 35 dated 11 February 2019, which was made before Notary Nur Hadi, SH, MKn, notary in Kendal Regency and has been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based on Decree No. AHU-0008598.AH.01.01. Year 2019 February 11, 2019. The company started its commercial operations on September 23, 2019.

Selengkapnya di halaman RSCH