Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Eratex Djaja Tbk. (ERTX) vs Intan Baru Prana Tbk. (IBFN)

Eratex Djaja Tbk.Trading
Intan Baru Prana Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Eratex Djaja Tbk. dan Intan Baru Prana Tbk.: Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp181 (kapitalisasi pasar 239,3 M, volume 24 jam 594,1 rb), sedangkan Intan Baru Prana Tbk. diperdagangkan di Rp63 (kapitalisasi pasar 103,18 M, volume 24 jam 799,4 rb). Perbedaan utamanya: Eratex Djaja Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Intan Baru Prana Tbk., dan Intan Baru Prana Tbk. lebih aktif diperdagangkan (799,4 rb vs 594,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ERTXIBFN
Kapitalisasi Pasar
239,3 M103,18 M
Volume
594,1 rb799,4 rb
Lot
5,94 rb7,99 rb
Perputaran
108,21 jt
Harga Rata-rata
182,14
Nilai Transaksi
108,21 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
181
Volume Ekuilibrium Indikatif
864

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ERTX
Lihat detail
IBFN
Lihat detail

Tentang Eratex Djaja Tbk.

PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.

Selengkapnya di halaman ERTX

Tentang Intan Baru Prana Tbk.

PT Intan Baruprana Finance Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 19 dated September 4, 1991 and amended by Notarial Deed No. 121 dated June 16, 1993 of Esther Daniar Iskandar, S.H., notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in 1997. The Company is part of the Intraco Penta group of companies.

Selengkapnya di halaman IBFN