Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Megalestari Epack Sentosaraya Tbk. (EPAC) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Megalestari Epack Sentosaraya Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Megalestari Epack Sentosaraya Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Megalestari Epack Sentosaraya Tbk. diperdagangkan di Rp55 (kapitalisasi pasar 181,69 M, volume 24 jam 23,97 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp99 (kapitalisasi pasar 1,55 T, volume 24 jam 181,17 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8,5× kapitalisasi pasar Megalestari Epack Sentosaraya Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (181,17 jt vs 23,97 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

EPACSQMI
Kapitalisasi Pasar
181,69 M1,55 T
Volume
23,97 jt181,17 jt
Lot
239,69 rb1,81 jt
Perputaran
1,29 M17,89 M
Harga Rata-rata
53,9798,73
Nilai Transaksi
1,29 M17,89 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
5599
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,42 rb37,95 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

EPAC
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Megalestari Epack Sentosaraya Tbk.

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk ("Company") formerly PT Era Prima Adi Cipta Kreasindo and its subsidiaries (together the "Group") was established based on the Deed No.55, dated June 18, 2013 of Poppie Savitri Martosuhardjo Pharmanto, S.H., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman EPAC

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI