Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Megalestari Epack Sentosaraya Tbk. (EPAC) vs Pioneerindo Gourmet International Tbk. (PTSP)

Megalestari Epack Sentosaraya Tbk.Trading
Pioneerindo Gourmet International Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Megalestari Epack Sentosaraya Tbk. dan Pioneerindo Gourmet International Tbk.: Megalestari Epack Sentosaraya Tbk. diperdagangkan di Rp59 (kapitalisasi pasar 198,2 M, volume 24 jam 9,88 jt), sedangkan Pioneerindo Gourmet International Tbk. diperdagangkan di Rp925 (kapitalisasi pasar 204,25 M, volume 24 jam 700). Perbedaan utamanya: Megalestari Epack Sentosaraya Tbk. dan Pioneerindo Gourmet International Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Megalestari Epack Sentosaraya Tbk. lebih aktif diperdagangkan (9,88 jt vs 700). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

EPACPTSP
Kapitalisasi Pasar
198,2 M204,25 M
Volume
9,88 jt700
Lot
98,8 rb7
Perputaran
587,22 jt647,5 rb
Harga Rata-rata
59,43925
Nilai Transaksi
587,22 jt647,5 rb
Harga Ekuilibrium Indikatif
60
Volume Ekuilibrium Indikatif
191,9 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

EPAC
Lihat detail
PTSP
Lihat detail

Tentang Megalestari Epack Sentosaraya Tbk.

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk ("Company") formerly PT Era Prima Adi Cipta Kreasindo and its subsidiaries (together the "Group") was established based on the Deed No.55, dated June 18, 2013 of Poppie Savitri Martosuhardjo Pharmanto, S.H., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman EPAC

Tentang Pioneerindo Gourmet International Tbk.

PT Pioneerindo Gourmet International Tbk formerly Putra Sejahtera Pioneerindo is the owner and franchisor of fried chicken restaurant, California Fried Chicken. The Company also serves snacks food under the Cal Donut brand name as well as Oriental Food, known as Sapo Oriental. PT Pioneerindo Gourmet International Tbk was established based on the Notarial Deed No. 84 of Arikanti Natakusumah, S.H., dated December 13, 1983.

Selengkapnya di halaman PTSP