Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Morenzo Abadi Perkasa Tbk. (ENZO) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Morenzo Abadi Perkasa Tbk.Trading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Morenzo Abadi Perkasa Tbk. dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Morenzo Abadi Perkasa Tbk. diperdagangkan di Rp78 (kapitalisasi pasar 162,19 M, volume 24 jam 121,54 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 691,56 M, volume 24 jam 1,4 jt). Perbedaan utamanya: Sumi Indo Kabel Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Morenzo Abadi Perkasa Tbk., dan Morenzo Abadi Perkasa Tbk. lebih aktif diperdagangkan (121,54 jt vs 1,4 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ENZOIKBI
Kapitalisasi Pasar
162,19 M691,56 M
Volume
121,54 jt1,4 jt
Lot
1,22 jt14,02 rb
Perputaran
9,5 M779,16 jt
Harga Rata-rata
78,21555,91
Nilai Transaksi
9,5 M779,16 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
78555
Volume Ekuilibrium Indikatif
28,2 rb49

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ENZO
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Morenzo Abadi Perkasa Tbk.

PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk, (The “Company”) was established based on Notarial Deed No. 21 of Jhon Langsung, S.H., dated January 10, 2013. Company commenced its commercial business activities in 2013. PT Tritunggal Sukses Investama is the ultimate Parent Entity and Parent Entity of the Company and Mr. Markus Silitonga as the ultimate shareholder.

Selengkapnya di halaman ENZO

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI