Perbedaan Ethena dan Tether USDT: Ethena diperdagangkan di Rp1.532 (kapitalisasi pasar Rp15,09T, volume 24 jam Rp1,35T), sedangkan Tether USDT diperdagangkan di Rp17.859 (kapitalisasi pasar Rp3.270,76T, volume 24 jam Rp711,76T). Perbedaan utamanya: Tether USDT jauh lebih besar — sekitar 216,8× kapitalisasi pasar Ethena, dan suplai Ethena dibatasi (9,8B / 15B ENA (66%)), sedangkan Tether USDT terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethena selama 44 Hari dan Tether USDT selama 84 Hari.
| ENA | USDT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp15,09T | Rp3.270,76T |
Volume (24h) | Rp1,35T | Rp711,76T |
Suplai yang Beredar | 9,8B / 15B ENA (66%) | 183,2B USDT |
Typical Hold Time | 44 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Ethena adalah protokol dolar sintetis yang dibangun di Ethereum yang akan memberikan solusi native kripto untuk uang yang tidak bergantung pada infrastruktur sistem perbankan tradisional, bersamaan dengan instrumen tabungan dalam dolar yang dapat diakses secara global — 'Internet Bond'.
Selengkapnya di halaman ENA →USDT adalah stablecoin yang mencerminkan harga dolar AS yang diluncurkan oleh Tether. USDT dibangun pada blockchain Bitcoin dan kemudian diperbarui untuk bisa bekerja pada blockchain Ethereum, EOS, Tron, Algorand, dan OMG. Nilai USDT dijamin oleh Tether untuk tetap diukur dengan dolar AS.
Selengkapnya di halaman USDT →