Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bakrieland Development Tbk. (ELTY) vs Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. (PORT)

Bakrieland Development Tbk.Trading
Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bakrieland Development Tbk. dan Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.: Bakrieland Development Tbk. diperdagangkan di Rp40 (kapitalisasi pasar 1,74 T, volume 24 jam 73,26 jt), sedangkan Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. diperdagangkan di Rp865 (kapitalisasi pasar 2,52 T, volume 24 jam 5,5 rb). Perbedaan utamanya: Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Bakrieland Development Tbk. lebih aktif diperdagangkan (73,26 jt vs 5,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ELTYPORT
Kapitalisasi Pasar
1,74 T2,52 T
Volume
73,26 jt5,5 rb
Lot
732,56 rb55
Perputaran
2,9 M4,91 jt
Harga Rata-rata
39,58892,45
Nilai Transaksi
2,9 M4,91 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
40
Volume Ekuilibrium Indikatif
38,05 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ELTY
Lihat detail
PORT
Lihat detail

Tentang Bakrieland Development Tbk.

PT Bakrieland Development Tbk. (“The Company”) was established with Notarial Deed No. 209 of John Leonard Waworuntu, S.H., dated June 12, 1990. The Company's articles of association have been amended several times, among others, the changes of the Company's name from PT Elang Realty (formerly PT. Purilestari Indah Pratama) Tbk. to PT Bakrieland Development Tbk. which have been notarized by Notarial Deed No. 29 of Harun Kamil, S.H., dated April 3, 1997.

Selengkapnya di halaman ELTY

Tentang Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.

PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (formerly PT Kharisma Mutiara Agung) (the Company) was established dated December 29, 2003 in accordance with Notarial Deed No. 8 of Periasman Effendi, S.H. PT Episenta Utama Investasi is the Company's parent entity which is indirectly controlled by Garibaldi Thohir.

Selengkapnya di halaman PORT