Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bakrieland Development Tbk. (ELTY) vs PAM Mineral Tbk. (NICL)

Bakrieland Development Tbk.Trading
PAM Mineral Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bakrieland Development Tbk. dan PAM Mineral Tbk.: Bakrieland Development Tbk. diperdagangkan di Rp40 (kapitalisasi pasar 1,74 T, volume 24 jam 73,26 jt), sedangkan PAM Mineral Tbk. diperdagangkan di Rp460 (kapitalisasi pasar 4,93 T, volume 24 jam 12,67 jt). Perbedaan utamanya: PAM Mineral Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Bakrieland Development Tbk., dan Bakrieland Development Tbk. lebih aktif diperdagangkan (73,26 jt vs 12,67 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ELTYNICL
Kapitalisasi Pasar
1,74 T4,93 T
Volume
73,26 jt12,67 jt
Lot
732,56 rb126,71 rb
Perputaran
2,9 M5,86 M
Harga Rata-rata
39,58462,21
Nilai Transaksi
2,9 M5,86 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
40460
Volume Ekuilibrium Indikatif
38,05 rb2,12 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ELTY
Lihat detail
NICL
Lihat detail

Tentang Bakrieland Development Tbk.

PT Bakrieland Development Tbk. (“The Company”) was established with Notarial Deed No. 209 of John Leonard Waworuntu, S.H., dated June 12, 1990. The Company's articles of association have been amended several times, among others, the changes of the Company's name from PT Elang Realty (formerly PT. Purilestari Indah Pratama) Tbk. to PT Bakrieland Development Tbk. which have been notarized by Notarial Deed No. 29 of Harun Kamil, S.H., dated April 3, 1997.

Selengkapnya di halaman ELTY

Tentang PAM Mineral Tbk.

PT PAM Mineral Tbk (the Company) was established on January 15, 2008 based on Notarial Deed No. 32 of Edison Jingga, S.H., notary in Jakarta. The Company operates in two operational areas, namely in Southeast Sulawesi, Lameruru Village, Langgikima District, North Konawe Regency and Laroenai Village, Bungku Pesisir District, Central Sulawesi.

Selengkapnya di halaman NICL