Perbedaan iShares MSCI Indonesia ETF dan Ternium S.A. Ternium S.A. American Depositary Shares (each representing ten shares USD1.00 par value): iShares MSCI Indonesia ETF diperdagangkan di $11,7 (kapitalisasi pasar $398,15M), sedangkan Ternium S.A. Ternium S.A. American Depositary Shares (each representing ten shares USD1.00 par value) diperdagangkan di $59,72 (kapitalisasi pasar $11,49B). Perbedaan utamanya: iShares MSCI Indonesia ETF jauh lebih besar — sekitar 34651871192,3× kapitalisasi pasar Ternium S.A. Ternium S.A. American Depositary Shares (each representing ten shares USD1.00 par value), dan Ternium S.A. Ternium S.A. American Depositary Shares (each representing ten shares USD1.00 par value) membagikan dividen 3,76%, sedangkan iShares MSCI Indonesia ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan iShares MSCI Indonesia ETF selama 76 Hari dan Ternium S.A. Ternium S.A. American Depositary Shares (each representing ten shares USD1.00 par value) selama 0 Hari.
| EIDO | TX | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $398,15M | $11,49B |
Volume | 3.087.911 | 385.261 |
Tertinggi 52 Minggu | $19,22 | $58,99 |
Terendah 52 Minggu | $10,80 | $35,26 |
Rata-rata Waktu Simpan | 76 Hari | 0 Hari |
Sektor | — | Basic Materials |
Nilai Perusahaan | — | $11,81B |
Imbal Hasil Dividen | — | 3,76% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
EIDO diperdagangkan di $11.71 dengan kenaikan 0.34% hari ini, namun sinyal teknis menunjukkan bias bearish dengan 16 indikator jual. ETF Indonesia ini menghadapi tekanan dari arus keluar modal asing dari pasar Asia, sementara valuasinya tampak menarik pada P/E 8.7x menurut Seeking Alpha (18 Juli 2026). Posisi teknis saat ini menunjukkan tren turun dengan support dan resistance terkonsolidasi di level $12.
Outlook EIDO tetap hati-hati dengan momentum bearish teknis yang kuat dan eksposur 44% ke sektor finansial yang membatasi potensi upside. Meski valuasi murah, pertumbuhan EPS jangka panjang yang rendah sebesar 5.9% dan rotasi modal dari pasar Asia menjadi headwind utama untuk performa jangka pendek.
Ternium (TX) menunjukkan momentum positif dengan kenaikan harga 1,81% menjadi $58,99, didorong oleh hasil Q2 2026 yang melampaui ekspektasi dengan EPS $1,75 vs $1,22. Valuasi menarik dengan P/E 16,39 dan P/B 0,94 di bawah rata-rata industri. Proyek ekspansi Pesqueria senilai $4 miliar berpotensi meningkatkan kapasitas produksi dan EBITDA 5-10% mulai 2028.
Outlook positif dengan konsensus analis 50% Buy dan target harga $57,17, meski harga saat ini sudah di atas target. Risiko utama meliputi volatilitas harga baja, ketidakpastian perdagangan global, dan penurunan arus kas operasional dari $2,3B (2025) ke $1,5B (2026). Dividen yield 7% menjadi daya tarik tambahan bagi investor.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Reksa dana indeks ini umumnya akan menginvestasikan setidaknya 80% dari asetnya dalam sekuritas komponen dari indeks targetnya dan dalam investasi yang memiliki karakteristik ekonomi yang secara substansial identik dengan sekuritas komponen dari indeks targetnya. Indeks tersebut adalah indeks kapitalisasi pasar yang disesuaikan dengan pengambang float bebas yang dirancang untuk mengukur kinerja segmen kapitalisasi besar, menengah, dan kecil dari pasar ekuitas di Indonesia. Reksa dana ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman EIDO →Ternium S.A. adalah produsen baja berkantor pusat di Luksemburg yang mengoperasikan sistem produksi terintegrasi, mulai dari pertambangan hingga produk baja canai datar dan panjang jadi. Perusahaan mengoperasikan 18 pabrik produksi dan dua operasi tambang di Argentina, Brasil, Kolombia, Guatemala, Meksiko, dan AS, melayani industri otomotif, konstruksi, peralatan rumah tangga, dan energi.
Selengkapnya di halaman TX →