Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Devon Energy Corp (DVN) vs GoPro Inc (GPRO)

Devon Energy CorpTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Devon Energy Corp dan GoPro Inc: Devon Energy Corp diperdagangkan di $48,85 (kapitalisasi pasar $53,81B), sedangkan GoPro Inc diperdagangkan di $1,19 (kapitalisasi pasar $243,50M). Perbedaan utamanya: GoPro Inc jauh lebih besar — sekitar 4525181193,1× kapitalisasi pasar Devon Energy Corp, dan Devon Energy Corp membagikan dividen 2,62%, sedangkan GoPro Inc tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Devon Energy Corp selama 136 Hari dan GoPro Inc selama 45 Hari.

DVNGPRO
Kapitalisasi Pasar
$53,81B$243,50M
Volume
11.556.74011.527.160
Sektor
EnergyTechnology
Tertinggi 52 Minggu
$52,07$2,35
Terendah 52 Minggu
$31,74$0,58
Rata-rata Waktu Simpan
136 Hari45 Hari
Nilai Perusahaan
$64,55B$302,28M
Imbal Hasil Dividen
2,62%—

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Devon Energy Corp

Saham DVN diperdagangkan di $47,88 dengan penurunan harian -0,29%. Secara teknis, sinyal bullish didukung moving average, namun indikator osilator netral. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 10,63 dan ROE 11,55%, meski margin laba bersih turun dari 31,37% (2022) menjadi 15,37% (2025). Aktivis Toms Capital mendorong evaluasi strategis termasuk penjualan perusahaan (CNBC, 23 Sep 2026).

Outlook didukung konsensus analis 'Buy' 71,87% dengan target harga $62,40, memberikan potensi upside 30%. Risiko utama termasuk volatilitas harga minyak, penurunan profitabilitas, dan tekanan operasional dari aset non-inti. Net cash flow positif $588 juta (2025) memperkuat likuiditas, namun investasi modal tinggi berpotensi membebani arus kas.

GoPro Inc

Saham GPRO diperdagangkan di $1.22, turun 7.58% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish meskipun fundamental lemah. Perusahaan melaporkan rugi bersih $93.49 juta pada 2025 dengan margin laba bersih negatif 28.52%. Tren pendapatan menurun dari $1.1 miliar (2022) menjadi $652 juta (2025). Berita terbaru mengindikasikan merger dengan Starman Optical senilai $285 juta dan minat dari investor berpengaruh, mendorong volatilitas harga.

Outlook GPRO bergantung pada keberhasilan merger dan pivot ke AI/data center, namun risiko tinggi dari rugi berkelanjutan, penurunan pendapatan, dan utang jangka pendek $93.21 juta membayangi. Analis terbagi (21.43% beli, 46.43% tahan, 32.14% jual), mencerminkan ketidakpastian atas nilai akuisisi $1.14 per saham. Investor perlu memantau eksekusi turnaround dan arus kas operasional yang tetap negatif.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

DVN
96% Beli4% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 136 Hari
GPRO
92% Beli8% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 45 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Devon Energy Corp

Devon Energy, berbasis di Oklahoma City, adalah salah satu perusahaan eksplorasi dan produksi independen terbesar di Amerika Utara. Basis aset perusahaan ini tersebar sepanjang pesisir Amerika Utara dan termasuk eksposur ke ladang minyak Delaware, STACK, Eagle Ford, Powder River Basin, dan Bakken. DI akhir tahun 2021, cadangan nyata dari Devon memiliki total setara 1,6miliar barel minyak, dan produksi nett tahun itu pada angka 572ribu boe/d, di mana minyak bumi dan gas alam cair menghimpun 74% dari totalnya, diikuti oleh gas alam.

Selengkapnya di halaman DVN →

Tentang GoPro Inc

GoPro Inc adalah perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat yang pada prinsipnya bergerak dalam merancang dan menyediakan kamera, mounts, drones, dan peralatan kamera lainnya. Perusahaan mengalihdayakan sebagian manufaktur ke pihak ketiga di China. GoProc Inc menjual produk ke seluruh dunia melalui saluran penjualan langsungnya, yang menghasilkan lebih dari setengah pendapatan total, dan secara tidak langsung melalui saluran distribusinya. Perusahaan hadir, termasuk di Amerika, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Asia-Pasifik, dengan Amerika menyumbang lebih dari setengah total pendapatan.

Selengkapnya di halaman GPRO →