Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Davita Inc (DVA) vs JetBlue Airways Corporation (JBLU)

JetBlue Airways CorporationTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Davita Inc dan JetBlue Airways Corporation: Davita Inc diperdagangkan di $175,04 (kapitalisasi pasar $11,28B), sedangkan JetBlue Airways Corporation diperdagangkan di $3,91 (kapitalisasi pasar $1,50B). Perbedaan utamanya: Davita Inc jauh lebih besar — sekitar 7,5× kapitalisasi pasar JetBlue Airways Corporation, dan Davita Inc lebih aktif diperdagangkan (650.294 vs 22.018.927). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Davita Inc selama 113 Hari dan JetBlue Airways Corporation selama 44 Hari.

DVAJBLU
Kapitalisasi Pasar
$11,28B$1,50B
Volume
650.29422.018.927
Sektor
HealthIndustrials
Tertinggi 52 Minggu
$240,96$6,46
Terendah 52 Minggu
$103,87$3,92
Rata-rata Waktu Simpan
113 Hari44 Hari
Nilai Perusahaan
$24,00B$8,86B

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Davita Inc

DVA diperdagangkan di $177,02 dengan penurunan 1,87% hari ini. Saham menunjukkan momentum fundamental kuat dengan tiga kuartal berturut-turut mengalahkan estimasi EPS, meski sinyal teknis bearish. Revenue tumbuh konsisten dari $11,6B (2022) menjadi $13,6B (2025), didukung ekspansi kemitraan value-based care dengan Humana yang mencakup 10.000 pasien Medicare Advantage (PRNewsWire, 25 Agustus 2026).

Outlook positif dengan target konsensus analis $235,67 (+33% upside), namun risiko utang tinggi (debt-to-asset 65,55% pada 2025) dan margin laba bersih yang turun dari 7,3% (2024) ke 5,47% (2025) membayangi pertumbuhan. Kepemilikan institusional kuat oleh BlackRock ($547,5 juta tambahan pada Q2 2026) dan Berkshire Hathaway (45%) menjadi katalis keyakinan.

JetBlue Airways Corporation

Saham JBLU diperdagangkan di $3.97, turun 1.49% hari ini, dengan sinyal teknis bearish dan tren laba negatif. Valuasi P/S rendah di 0.15, tetapi margin laba bersih -9.32% dan ROE -44.36% menunjukkan tekanan fundamental. Perusahaan baru meluncurkan rute Barranquilla dan layanan kelas satu BlueFirst, namun menghadapi biaya bahan bakar tinggi dan pemotongan panduan kapasitas.

Outlook tetap menantang dengan kerugian berkelanjutan dan leverage tinggi (debt-to-asset 51.28%), meskipun analis konsensus harga target $5.89. Risiko utama termasuk volatilitas bahan bakar, persaingan ketat, dan beban utang. Pemulihan bergantung pada pengendalian biaya dan permintaan perjalanan yang stabil.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

DVA
91% Beli9% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 113 Hari
JBLU
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 44 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Davita Inc

DaVita adalah penyedia layanan dialisis terbesar di Amerika Serikat, dengan pangsa pasar yang melampaui 35% bila diukur oleh pasien dan klinik. Perusahaan mengoperasikan lebih dari 3.100 fasilitas di seluruh dunia, sebagian besar di AS, dan merawat lebih dari 240.000 pasien secara global setiap tahun. Pembayar pemerintah mendominasi penggantian dialisis AS. DaVita menerima sekitar 69% dari penjualan AS dengan tarif penggantian pemerintah (terutama Medicare), dengan 31% sisanya berasal dari asuransi komersial. Namun, walaupun asuransi komersial hanya mewakili sekitar 10% dari pasien AS yang dirawat, tetapi juga mewakili hampir semua keuntungan yang dihasilkan oleh DaVita dalam bisnis dialisis AS.

Selengkapnya di halaman DVA →

Tentang JetBlue Airways Corporation

JetBlue Airways Corp adalah maskapai penerbangan bertarif rendah yang menawarkan layanan berkualitas tinggi, seperti kursi yang bisa dipesan dan in-flight entertainment. Maskapai ini telah mengangkut jutaan penumpang dengan rata-rata 1000 kali penerbangan harian dan melayani kurang lebih 99 destinasi di Amerika Serikat, Kepulauan Karibia, dan Amerika Latin. Perusahaan ini beroperasi menggunakan armada pesawat Airbus A321, Airbus A320, dan Embraer E190.

Selengkapnya di halaman JBLU →