Perbedaan Dollar General Corp. dan Wheaton Precious Metals Corp: Dollar General Corp. diperdagangkan di $127,23 (kapitalisasi pasar $27,42B), sedangkan Wheaton Precious Metals Corp diperdagangkan di $138,65 (kapitalisasi pasar $61,17B). Perbedaan utamanya: Wheaton Precious Metals Corp jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Dollar General Corp., dan Dollar General Corp. memberi dividen lebih tinggi (1,9%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dollar General Corp. selama 59 Hari dan Wheaton Precious Metals Corp selama 66 Hari.
| DG | WPM | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $27,42B | $61,17B |
Volume | 2.291.517 | 1.092.361 |
Sektor | Consumer Staples | Basic Materials |
Tertinggi 52 Minggu | $156,26 | $165,72 |
Terendah 52 Minggu | $95,94 | $94,37 |
Rata-rata Waktu Simpan | 59 Hari | 66 Hari |
Nilai Perusahaan | $41,60B | $63,05B |
Imbal Hasil Dividen | 1,9% | 0,58% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham DG diperdagangkan di $124.27, naik 1.73% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish dan harga mendekati level pivot $124. Rasio valuasi seperti P/E 16.14 dan P/S 0.63 menunjukkan valuasi yang menarik. Perusahaan melaporkan pendapatan $40.61 miliar pada 2025 dan telah mengungguli perkiraan EPS dalam tiga kuartal terakhir. Berita terbaru menyoroti manfaat pengembalian tarif dan ekspansi pengiriman same-day melalui Instacart.
Outlook DG didukung oleh momentum fundamental yang kuat, pertumbuhan pendapatan yang stabil, dan sentimen analis yang positif dengan target konsensus $137.27. Risiko utama termasuk tekanan margin bersih yang menurun dari 7.01% pada 2022 menjadi 2.77% pada 2025 dan persaingan ketat di ritel diskon. Investor dapat mempertimbangkan potensi apresiasi harga mendekati target analis, tetapi harus waspada terhadap volatilitas konsumen dan dinamika industri.
WPM (Wheaton Precious Metals) diperdagangkan di $134.96 dengan kenaikan 0.95% hari ini. Saham menunjukkan momentum fundamental kuat dengan laba bersih melonjak 178% menjadi $1.47B pada 2025 dan margin laba bersih 64.66%. Teknikal menunjukkan sinyal bearish jangka pendek dengan resistance kunci di $136, namun analis tetap optimis dengan 80% rekomendasi beli dan target harga konsensus $164.80. Perusahaan menargetkan pertumbuhan produksi 50% hingga 2030 tanpa tambahan modal.
Outlook positif didorong pipeline transaksi streaming yang kuat dan pertumbuhan revenue yang konsisten. Risiko utama termasuk volatilitas harga logam mulia dan ekspansi investasi agresif pada 2026 yang menyebabkan arus kas negatif. Valuasi P/E 29.94x terlihat premium namun didukung fundamental yang solid.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Pengecer diskon Amerika terkemuka, Dollar General mengoperasikan lebih dari 18.000 toko di 47 negara bagian, menjual produk bermerek dan label pribadi di berbagai kategori. Pada tahun fiskal 2021, 77% penjualan bersih berasal dari barang habis pakai (termasuk kertas dan produk pembersih, makanan kemasan dan mudah rusak, tembakau, serta barang kesehatan dan kecantikan), 12% dari barang dagangan musiman (seperti mainan, kartu ucapan, dekorasi, dan peralatan berkebun). persediaan), 7% dari produk rumah tangga (misalnya, perlengkapan dapur, peralatan kecil, dan peralatan masak), dan 4% dari pakaian dasar. Tokonya rata-rata berukuran sekitar 7.400 kaki persegi, dan sekitar 75% lokasi Dollar General berada di kota-kota berpenduduk 20.000 orang atau kurang. Perusahaan ini menekankan nilai, dengan sebagian besar barangnya dijual dengan harga rendah setiap hari $5 atau kurang.
Selengkapnya di halaman DG →Wheaton Precious Metals Corp adalah perusahaan penyaluran logam berharga. Perusahaan ini telah menjalin kerjasama dengan 17 perusahaan pertambangan melalui 20 buah perjanjian jangka panjang dalam pembelian logam berharga dan kobalt. Perjanjian tersebut meliputi kurang lebih 19 tambang aktif dan 9 proyek dalam pengembangan. Proyek mereka termasuk tambang Salobo milik Vale dan penyaluran perak di tambang Antamina milik Glencore dan tambang Penasquito milik Goldcorp.
Selengkapnya di halaman WPM →