Perbedaan Deckers Outdoor Corp dan Live Nation Entertainment, Inc.: Deckers Outdoor Corp diperdagangkan di $82,89 (kapitalisasi pasar $11,24B), sedangkan Live Nation Entertainment, Inc. diperdagangkan di $172,16 (kapitalisasi pasar $39,92B). Perbedaan utamanya: Live Nation Entertainment, Inc. jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Deckers Outdoor Corp, dan Deckers Outdoor Corp lebih aktif diperdagangkan (3.010.945 vs 1.982.609). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Deckers Outdoor Corp selama 71 Hari dan Live Nation Entertainment, Inc. selama 72 Hari.
| DECK | LYV | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $11,24B | $39,92B |
Volume | 3.010.945 | 1.982.609 |
Sektor | Consumer Cyclical | Media |
Tertinggi 52 Minggu | $120,94 | $188,46 |
Terendah 52 Minggu | $77,51 | $125,61 |
Rata-rata Waktu Simpan | 71 Hari | 72 Hari |
Nilai Perusahaan | $10,11B | $42,13B |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DECK menunjukkan performa bullish dengan kenaikan 3.12% ke $82.89, didukung momentum fundamental yang kuat. Perusahaan mencatat pertumbuhan revenue konsisten dari $3.2B (2022) menjadi $5.0B (2025) dengan margin laba bersih meningkat ke 19.37%. Teknikal menunjukkan sinyal bullish overall meski moving averages bearish, dengan support kunci di $79-81. Analis memberikan konsensus Buy 44.65% dengan target harga $117.13, mencerminkan potensi upside 41% dari harga saat ini.
Outlook positif didorong momentum merek HOKA dan UGG serta pertumbuhan saluran langsung konsumen. Risiko utama termasuk ketergantungan pada merek fashion musiman dan persaingan ketat di sektor alas kaki. Valuasi P/E 11.74 menarik dibandingkan pertumbuhan earnings, namun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought yang perlu diwaspadai.
LYV (Live Nation Entertainment) diperdagangkan di $170.33, turun 0.3% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish didukung moving averages. Fundamental menunjukkan pendapatan 2025 mencapai $25.2 miliar namun margin laba bersih tipis di 0.51%, dengan valuasi P/E tinggi 117.49. Berita terbaru mencatat permintaan konsisten untuk acara langsung dan kolaborasi teknologi dengan Salesforce (Business Wire, 16 September 2026).
Outlook didorong sentimen analis yang 86.96% merekomendasikan beli dengan target konsensus $208.18, namun risiko mencakup utang tinggi, tekanan regulasi antitrust (WSJ, 23 Agustus 2026), dan volatilitas laba. Investor perlu memantau eksekusi kuartal ketiga 2026 yang kritis untuk konfirmasi pertumbuhan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Deckers Outdoor Corp merancang dan menjual alas kaki, pakaian, dan aksesori kasual dan profesional. Brand utama termasuk UGG, Teva, dan Sanuk. Perusahaan mendistribusikan sebagian besar produknya melalui bisnis grosirnya, tetapi juga memiliki penjualan langsung ke konsumen melalui toko ritel dan situs web perusahaan. Sebagian besar penjualan berada di Amerika Serikat, meskipun perusahaan juga memiliki toko ritel dan distributor di seluruh Eropa, Asia, Kanada, dan Amerika Latin. Deckers mendapatkan produknya dari produsen independen utama di Asia.
Selengkapnya di halaman DECK →Live Nation merupakan firma hiburan live terbesar di dunia dengan telah melayani lebih dari 570 juta fans di 44 negara di tahun 2018 melalui platform konser dan penjualan tiket mereka. Baik dari kepemilikan langsung, hak operasional, atau memegang lisensi penjualan tiket eksklusif, Live Nation mengontrol lebih dari 235 tempat pertunjukan termasuk House of Blues, Hollywood Palladium, dan Spark Arena di Selandia Baru. Live Nation juga memiliki salah satu penyedia jasa pertiketan, Ticketmaster, yang telah menjual lebih dari 480 juta tiket untuk lebih dari 12.000 klien di tahun 2018. Agensi manajemen artis mereka telah mengelola lebih dari 400 klien. Sepak terjang besar mereka di dunia hiburan live telah membantu Live Nation menjadi salah satu platform iklan dan sponsor berorientasi penggemar musik terbesar saat ini. Liberty Media mempunyai 33% kepemilikan Live Nation, di bawah bendera SiriusXM.
Selengkapnya di halaman LYV →