Perbedaan Deere & Company dan Franklin FTSE South Korea ETF: Deere & Company diperdagangkan di $620,93 (kapitalisasi pasar $175,95B), sedangkan Franklin FTSE South Korea ETF diperdagangkan di $58,36 (kapitalisasi pasar $1,83B). Perbedaan utamanya: Deere & Company jauh lebih besar — sekitar 96,1× kapitalisasi pasar Franklin FTSE South Korea ETF, dan Deere & Company membagikan dividen 0,99%, sedangkan Franklin FTSE South Korea ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Deere & Company selama 75 Hari dan Franklin FTSE South Korea ETF selama 16 Hari.
| DE | FLKR | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $175,95B | $1,83B |
Volume | 1.387.231 | 679.902 |
Sektor | Industrials | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $709,48 | $72,25 |
Terendah 52 Minggu | $439,11 | $27,09 |
Rata-rata Waktu Simpan | 75 Hari | 16 Hari |
Nilai Perusahaan | $229,85B | — |
Imbal Hasil Dividen | 0,99% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Deere (DE) diperdagangkan pada $620.93 dengan penurunan 5.47% dalam 24 jam terakhir, mencerminkan tekanan jangka pendek meskipun kinerja fundamental tetap solid. Saham menunjukkan momentum bearish secara teknis dengan RSI mendekati oversold di 29.28, namun perusahaan terus mencatatkan hasil laba yang melampaui ekspektasi dalam tiga kuartal terakhir. Pendapatan tahun 2025 mencapai $44.67 miliar dengan margin laba bersih 10.39%, didukung oleh efisiensi operasional yang kuat.
Outlook jangka menengah tetap positif dengan target harga konsensus analis di $731.20 (potensi kenaikan 18%), didorong oleh prospek siklus pertanian yang membaik dan inisiatif AI. Risiko utama termasuk penurunan pendapatan berkelanjutan dan leverage keuangan yang tinggi dengan rasio utang terhadap aset 60.31%. Investor perlu memantau kinerja kuartal ketiga 2026 yang diharapkan mencapai EPS $4.08 untuk konfirmasi momentum.
FLKR (Franklin FTSE South Korea ETF) diperdagangkan di $60.37 dengan penurunan 1.45% hari ini. Sinyal teknis keseluruhan bullish dengan moving averages menunjukkan momentum positif. ETF ini memiliki konsentrasi tinggi pada raksasa semikonduktor Korea Selatan seperti Samsung dan SK Hynix, membuatnya sangat sensitif terhadap siklus memori dan permintaan AI. Berita terbaru menunjukkan volatilitas KOSPI seiring fluktuasi harga minyak dan imbal hasil obligasi AS.
Outlook FLKR bergantung pada kekuatan sektor semikonduktor Korea dan permintaan AI global. Peluang investasi terletak pada ekspektasi pertumbuhan pendapatan yang kuat, namun risiko utama termasuk volatilitas pasar emerging market, tekanan geopolitik, dan ketergantungan berlebihan pada dua saham utama. Investor perlu mempertimbangkan eksposur konsentrasi dan sensitivitas terhadap kondisi makroekonomi global.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Deere adalah manufaktur perlengkapan agrikultur terkemuka di dunia, dengan memproduksi beberapa dari mesin paling banyak dipakai di industri mesin berat. Perusahaan ini sendiri terbagi ke dalam empat segmen: agrikultur produksi dan presisi, agrikultur kecil dan rerumputan, konstruksi dan kehutanan, dan John Deere Capital. Produk mereka tersedia melalui jaringan diler ekstensif, yang meliputi 1.900 lokasi diler di Amerika Utara dan sekitar 3.700 lokasi di seluruh dunia. John Deere Capital menyediakan pembiayaan ritel mesin untuk konsumennya, ditambah dengan pembiayaan grosir untuk diler, yang memacu penjualan produk Deere.
Selengkapnya di halaman DE →Franklin FTSE South Korea ETF berupaya melacak indeks saham Korea Selatan. ETF ini memberikan eksposur ke perusahaan yang terdaftar di Korea Selatan dari berbagai sektor.
Selengkapnya di halaman FLKR →