Perbedaan Invesco DB Oil Fund dan Duke Energy Corp: Invesco DB Oil Fund diperdagangkan di $24,13 (kapitalisasi pasar $255,13M), sedangkan Duke Energy Corp diperdagangkan di $116,65 (kapitalisasi pasar $91,10B). Perbedaan utamanya: Invesco DB Oil Fund jauh lebih besar — sekitar 2800548847,4× kapitalisasi pasar Duke Energy Corp, dan Duke Energy Corp membagikan dividen 3,71%, sedangkan Invesco DB Oil Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Oil Fund selama 31 Hari dan Duke Energy Corp selama 74 Hari.
| DBO | DUK | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $255,13M | $91,10B |
Volume | 562.167 | 4.199.050 |
Sektor | Commodities - Energy | Utilities |
Tertinggi 52 Minggu | $26,35 | $133,46 |
Terendah 52 Minggu | $11,98 | $113,23 |
Rata-rata Waktu Simpan | 31 Hari | 74 Hari |
Nilai Perusahaan | — | $183,61B |
Imbal Hasil Dividen | — | 3,71% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBO menunjukkan performa positif dengan kenaikan harga 2.51% menjadi $24.13, namun sinyal teknis netral dengan moving averages bearish. Fundamental perusahaan terbatas karena data rasio keuangan tidak tersedia. Berita terkini fokus pada dinamika pasar minyak global yang mempengaruhi sektor energi.
Outlook DBO dipengaruhi volatilitas harga minyak dengan risiko geopolitik di Timur Tengah dan kebijakan OPEC+. Investor perlu memantau perkembangan fundamental perusahaan yang belum terungkap dan dampak fluktuasi komoditas terhadap kinerja saham.
DUK diperdagangkan di $116,65 dengan kenaikan 1,0% hari ini. Saham menunjukkan momentum bullish dengan tiga kuartal berturut-turut mengalahkan estimasi EPS. Fundamental kuat dengan pendapatan tumbuh dari $28,8B (2022) menjadi $32,2B (2025) dan margin laba bersih meningkat ke 15,78%. Analis memberikan konsensus harga target $134,44 dengan 44% rating beli dan 56% tahan.
Outlook positif didukung kontrak data center dan pertumbuhan dividen, namun risiko utama termasuk utang tinggi (debt-to-asset 46,17%) dan tekanan suku bunga. Saham menawarkan valuasi wajar (P/E 17,6) dengan potensi apresiasi 15% menuju target analis, cocok untuk investor jangka panjang yang mencari pendapatan dividen stabil.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DBO memberikan eksposur terhadap harga minyak mentah WTI melalui kontrak berjangka. ETF ini dirancang bagi investor yang ingin berinvestasi pada pasar bahan bakar fosil tanpa harus membeli minyak fisik secara langsung.
Selengkapnya di halaman DBO →Duke Energy adalah salah satu utilitas terbesar di AS, dengan utilitas teregulasi di Carolina, Indiana, Florida, Ohio, dan Kentucky, yang telah menghantarkan listrik ke lebih dari 8 juta pelanggan. Utilitas gas alam mereka telah melayani lebih dari 1,5 juta pelanggan. Duke beroperasi dalam tiga segmen utama: utilitas dan infrastruktur listrik.
Selengkapnya di halaman DUK →