Perbedaan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan Wheaton Precious Metals Corp: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $33,11 (kapitalisasi pasar $1,92B), sedangkan Wheaton Precious Metals Corp diperdagangkan di $138,46 (kapitalisasi pasar $61,17B). Perbedaan utamanya: Wheaton Precious Metals Corp jauh lebih besar — sekitar 31,9× kapitalisasi pasar Invesco DB Commodity Index Tracking Fund, dan Wheaton Precious Metals Corp membagikan dividen 0,58%, sedangkan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund selama 61 Hari dan Wheaton Precious Metals Corp selama 66 Hari.
| DBC | WPM | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,92B | $61,17B |
Volume | 1.375.556 | 1.092.361 |
Sektor | Commodities - Metals/Agriculture | Basic Materials |
Tertinggi 52 Minggu | $33,68 | $165,72 |
Terendah 52 Minggu | $22,07 | $94,37 |
Rata-rata Waktu Simpan | 61 Hari | 66 Hari |
Nilai Perusahaan | — | $63,05B |
Imbal Hasil Dividen | — | 0,58% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBC diperdagangkan di $32.51, turun 0.55% dalam 24 jam dengan sinyal teknis keseluruhan bullish. Fundamental menunjukkan pendapatan 2024 $82.59 juta dan laba bersih $22.38 juta, dengan arus kas operasi positif $431.54 juta. Aset total $1.29 miliar didukung ekuitas $1.28 miliar, menunjukkan struktur modal yang kuat tanpa utang. Tren pendapatan dan profitabilitas bervariasi, dengan margin laba bersih 2024 sebesar 27.1%.
Outlook DBC didukung oleh fundamental yang sehat dan momentum teknis bullish, namun volatilitas pendapatan historis dan eksposur sektor komoditas menimbulkan risiko. Investor dapat mempertimbangkan stabilitas neraca dan arus kas operasi yang kuat sebagai faktor positif, sementara mengawasi konsistensi pertumbuhan pendapatan ke depan.
WPM diperdagangkan pada $133.69, turun 2.88% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish. Perusahaan menunjukkan kinerja fundamental kuat dengan laba bersih $1.47B pada 2025 dan margin laba bersih 64.66%. WPM telah melampaui perkiraan EPS dalam tiga kuartal terakhir. Analis memberikan konsensus beli 80% dengan target harga $164.80. Berita terbaru menyoroti rencana ekspansi produksi emas menjadi 1.2 juta ons pada 2030.
Outlook positif didukung pertumbuhan pendapatan dan ekspansi pipeline streaming, namun harga saat ini mencerminkan valuasi premium dengan P/E 29.94. Risiko utama termasuk volatilitas harga komoditas dan proyeksi arus kas negatif pada 2026. Katalis kunci adalah eksekusi strategi pertumbuhan yang didanai penuh tanpa tambahan modal.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman DBC →Wheaton Precious Metals Corp adalah perusahaan penyaluran logam berharga. Perusahaan ini telah menjalin kerjasama dengan 17 perusahaan pertambangan melalui 20 buah perjanjian jangka panjang dalam pembelian logam berharga dan kobalt. Perjanjian tersebut meliputi kurang lebih 19 tambang aktif dan 9 proyek dalam pengembangan. Proyek mereka termasuk tambang Salobo milik Vale dan penyaluran perak di tambang Antamina milik Glencore dan tambang Penasquito milik Goldcorp.
Selengkapnya di halaman WPM →