Perbedaan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan Vanguard Value Index Fund ETF: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $32,8 (kapitalisasi pasar $1,92B), sedangkan Vanguard Value Index Fund ETF diperdagangkan di $219,98 (kapitalisasi pasar $262,40B). Perbedaan utamanya: Vanguard Value Index Fund ETF jauh lebih besar — sekitar 136,7× kapitalisasi pasar Invesco DB Commodity Index Tracking Fund, dan Vanguard Value Index Fund ETF lebih aktif diperdagangkan (3.293.281 vs 1.375.556). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund selama 61 Hari dan Vanguard Value Index Fund ETF selama 142 Hari.
| DBC | VTV | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,92B | $262,40B |
Volume | 1.375.556 | 3.293.281 |
Sektor | Commodities - Metals/Agriculture | — |
Tertinggi 52 Minggu | $33,68 | $227,51 |
Terendah 52 Minggu | $22,07 | $182,86 |
Rata-rata Waktu Simpan | 61 Hari | 142 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBC diperdagangkan di $32.51, turun 0.55% hari ini. Secara teknis, sinyal keseluruhan bullish dengan moving averages mendukung, sementara osilator netral. Fundamental menunjukkan pendapatan $82.59 juta dan laba bersih $22.38 juta pada 2024, dengan margin laba bersih 27.1%. Arus kas operasi positif $431.54 juta, namun neraca menunjukkan penurunan aset dari $2.7 miliar pada 2021 menjadi $1.29 miliar pada 2024.
Outlook DBC didukung oleh sinyal teknis bullish dan profitabilitas yang pulih, tetapi risiko utama termasuk volatilitas pendapatan historis dan penurunan aset. Investor perlu memantau konsistensi pertumbuhan pendapatan dan dampak kondisi komoditas global terhadap kinerja perusahaan.
VTV (Vanguard Value ETF) diperdagangkan di $218.21 dengan penurunan harian -0.35%. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual. ETF ini menawarkan eksposur nilai dengan yield dividen 2.3% dan biaya rendah 0.03%. Tren rotasi dari growth ke value stock mendukung performa VTV yang mengungguli pasar tahun ini.
Outlook VTV didukung oleh rotasi pasar menuju saham nilai, namun risiko volatilitas pasar dan underperformance relatif terhadap S&P 500 dalam jangka panjang perlu diwaspadai. Yield dividen yang menarik dan biaya rendah membuatnya cocok untuk investor yang mencari eksposur nilai dengan diversifikasi luas.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman DBC →Reksa dana indeks ini dirancang untuk mengikuti kinerja Indeks Nilai Kapitalisasi Besar AS CRSP, sebuah indeks yang terdiversifikasi secara luas yang sebagian besar terdiri dari saham perusahaan-perusahaan besar AS. Penasihat reksa dana index ini mencoba meniru indeks target dengan menginvestasikan seluruh, atau sebagian besar, asetnya pada saham-saham yang membentuk indeks target, memegang masing-masing saham dalam proporsi yang kira-kira sama dengan bobotnya dalam indeks tersebut.
Selengkapnya di halaman VTV →