Perbedaan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan United States Oil ETF: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $33,01 (kapitalisasi pasar $1,92B), sedangkan United States Oil ETF diperdagangkan di $147,79 (kapitalisasi pasar $1,90B). Perbedaan utamanya: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan United States Oil ETF berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan United States Oil ETF lebih aktif diperdagangkan (5.932.922 vs 1.375.556). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund selama 61 Hari dan United States Oil ETF selama 21 Hari.
| DBC | USO | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,92B | $1,90B |
Volume | 1.375.556 | 5.932.922 |
Sektor | Commodities - Metals/Agriculture | — |
Tertinggi 52 Minggu | $33,68 | $161,86 |
Terendah 52 Minggu | $22,07 | $66,17 |
Rata-rata Waktu Simpan | 61 Hari | 21 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBC diperdagangkan di $32.51, turun 0.55% dalam 24 jam dengan sinyal teknis keseluruhan bullish. Fundamental menunjukkan pendapatan 2024 $82.59 juta dan laba bersih $22.38 juta, dengan arus kas operasi positif $431.54 juta. Aset total $1.29 miliar didukung ekuitas $1.28 miliar, menunjukkan struktur modal yang kuat tanpa utang. Tren pendapatan dan profitabilitas bervariasi, dengan margin laba bersih 2024 sebesar 27.1%.
Outlook DBC didukung oleh fundamental yang sehat dan momentum teknis bullish, namun volatilitas pendapatan historis dan eksposur sektor komoditas menimbulkan risiko. Investor dapat mempertimbangkan stabilitas neraca dan arus kas operasi yang kuat sebagai faktor positif, sementara mengawasi konsistensi pertumbuhan pendapatan ke depan.
USO menunjukkan performa bullish dengan kenaikan harga 2.73% menjadi $147.84, didukung oleh sinyal teknis positif dari moving averages. Sementara itu, berita terkini mengindikasikan volatilitas harga minyak akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan keputusan OPEC+ untuk mempertahankan target produksi. Fundamental perusahaan tetap menjadi fokus utama investor meskipun data rasio keuangan belum tersedia dalam snapshot ini.
Outlook USO dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti geopolitik dan kebijakan energi global. Peluang terletak pada potensi kenaikan harga minyak akibat gangguan pasokan, namun risiko volatilitas tinggi dari pelepasan cadangan minyak G7 dan ketegangan regional memerlukan kehati-hatian investor dalam pengambilan keputusan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman DBC →ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk minyak mentah ringan dan manis, jenis minyak mentah lainnya, minyak pemanas diesel, bensin, gas alam, dan bahan bakar berbasis minyak bumi lainnya.
Selengkapnya di halaman USO →