Perbedaan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan S&P500 ETF: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $32,8 (kapitalisasi pasar $1,92B), sedangkan S&P500 ETF diperdagangkan di $776,12 (kapitalisasi pasar $821,54B). Perbedaan utamanya: S&P500 ETF jauh lebih besar — sekitar 427,9× kapitalisasi pasar Invesco DB Commodity Index Tracking Fund, dan S&P500 ETF lebih aktif diperdagangkan (40.070.358 vs 1.375.556). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund selama 61 Hari dan S&P500 ETF selama 205 Hari.
| DBC | SPY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,92B | $821,54B |
Volume | 1.375.556 | 40.070.358 |
Sektor | Commodities - Metals/Agriculture | — |
Tertinggi 52 Minggu | $33,68 | $779,14 |
Terendah 52 Minggu | $22,07 | $631,99 |
Rata-rata Waktu Simpan | 61 Hari | 205 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBC diperdagangkan di $32.51, turun 0.55% dalam 24 jam dengan sinyal teknis keseluruhan bullish. Fundamental menunjukkan pendapatan 2024 $82.59 juta dan laba bersih $22.38 juta, dengan arus kas operasi positif $431.54 juta. Aset total $1.29 miliar didukung ekuitas $1.28 miliar, menunjukkan struktur modal yang kuat tanpa utang. Tren pendapatan dan profitabilitas bervariasi, dengan margin laba bersih 2024 sebesar 27.1%.
Outlook DBC didukung oleh fundamental yang sehat dan momentum teknis bullish, namun volatilitas pendapatan historis dan eksposur sektor komoditas menimbulkan risiko. Investor dapat mempertimbangkan stabilitas neraca dan arus kas operasi yang kuat sebagai faktor positif, sementara mengawasi konsistensi pertumbuhan pendapatan ke depan.
SPY diperdagangkan pada $777.26 dengan penurunan harian -0.24%, menunjukkan stabilitas relatif. Sinyal teknis keseluruhan bullish didukung oleh 13 indikator moving average yang mendukung pembelian. ETF ini akan membagikan dividen $1.89 pada 30 Oktober 2026. Tingkat support kunci berada di $770-775 dengan resistance di $779-783.
Outlook SPY tetap positif dengan momentum teknis kuat, namun RSI 6-hari pada 75.74 menunjukkan kondisi overbought jangka pendek. Risiko utama termasuk penurunan pertumbuhan laba yang diproyeksikan dari 35% menjadi 15% pada 2027 dan tekanan margin debt yang mengkhawatirkan pasar.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman DBC →ETF ini dirancang untuk mengikuti kinerja sekuritas dan saham dalam Indeks S&P 500. Untuk menjaga komposisi dan pembobotan, penasihat sesekali menyesuaikan ETF agar sesuai dengan perubahan berkala dalam indeks target.
Selengkapnya di halaman SPY →