Perbedaan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan Invesco S&P 500 Momentum ETF: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $32,8 (kapitalisasi pasar $1,92B), sedangkan Invesco S&P 500 Momentum ETF diperdagangkan di $151,7 (kapitalisasi pasar $23,48B). Perbedaan utamanya: Invesco S&P 500 Momentum ETF jauh lebih besar — sekitar 12,2× kapitalisasi pasar Invesco DB Commodity Index Tracking Fund, dan Invesco S&P 500 Momentum ETF lebih aktif diperdagangkan (1.876.152 vs 1.375.556). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund selama 61 Hari dan Invesco S&P 500 Momentum ETF selama 54 Hari.
| DBC | SPMO | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,92B | $23,48B |
Volume | 1.375.556 | 1.876.152 |
Sektor | Commodities - Metals/Agriculture | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $33,68 | $161,66 |
Terendah 52 Minggu | $22,07 | $107,84 |
Rata-rata Waktu Simpan | 61 Hari | 54 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBC diperdagangkan di $32.51, turun 0.55% dalam 24 jam dengan sinyal teknis keseluruhan bullish. Fundamental menunjukkan pendapatan 2024 $82.59 juta dan laba bersih $22.38 juta, dengan arus kas operasi positif $431.54 juta. Aset total $1.29 miliar didukung ekuitas $1.28 miliar, menunjukkan struktur modal yang kuat tanpa utang. Tren pendapatan dan profitabilitas bervariasi, dengan margin laba bersih 2024 sebesar 27.1%.
Outlook DBC didukung oleh fundamental yang sehat dan momentum teknis bullish, namun volatilitas pendapatan historis dan eksposur sektor komoditas menimbulkan risiko. Investor dapat mempertimbangkan stabilitas neraca dan arus kas operasi yang kuat sebagai faktor positif, sementara mengawasi konsistensi pertumbuhan pendapatan ke depan.
SPMO diperdagangkan di $153.0 dengan kenaikan harian minimal 0.01%. Sinyal teknis keseluruhan bullish dengan moving averages menunjukkan momentum positif. ETF ini baru saja mengalami rekonstitusi September dengan 54 substitusi saham, meningkatkan eksposur ke semikonduktor dan energi. Performa momentum SPMO telah mengungguli S&P 500 sebesar 67 poin dalam lima tahun terakhir menurut analisis 247 Wallst.
Outlook positif didukung oleh momentum faktor yang kuat dan rebalancing strategis, namun konsentrasi portofolio tech-heavy membawa risiko volatilitas lebih tinggi. Analis dari The Motley Fool (6 Sep 2026) menilai SPMO sebagai ETF cerdas untuk dibeli dan ditahan jangka panjang dengan return tahunan rata-rata 37% dalam tiga tahun terakhir.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman DBC →SPMO dirancang untuk melacak hasil investasi dari S&P 500 Momentum Index. Indeks ini mengukur kinerja saham-saham di S&P 500 yang menunjukkan momentum tertinggi, atau kenaikan harga terbesar, selama 12 bulan terakhir, dengan mengecualikan bulan terakhir. Dengan berinvestasi pada saham-saham ber-momentum tinggi ini, SPMO bertujuan untuk memanfaatkan tren historis bahwa saham dengan kinerja kuat baru-baru ini cenderung melanjutkan kinerja tersebut dalam waktu dekat, menawarkan pendekatan sistematis untuk investasi faktor di pasar ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPMO →