Perbedaan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan Invesco S&P 500 Low Volatility ETF: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $32,8 (kapitalisasi pasar $1,92B), sedangkan Invesco S&P 500 Low Volatility ETF diperdagangkan di $71,97 (kapitalisasi pasar $6,94B). Perbedaan utamanya: Invesco S&P 500 Low Volatility ETF jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Invesco DB Commodity Index Tracking Fund, dan Invesco S&P 500 Low Volatility ETF lebih aktif diperdagangkan (1.663.703 vs 1.375.556). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund selama 61 Hari dan Invesco S&P 500 Low Volatility ETF selama 123 Hari.
| DBC | SPLV | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,92B | $6,94B |
Volume | 1.375.556 | 1.663.703 |
Sektor | Commodities - Metals/Agriculture | — |
Tertinggi 52 Minggu | $33,68 | $77,97 |
Terendah 52 Minggu | $22,07 | $70,30 |
Rata-rata Waktu Simpan | 61 Hari | 123 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBC diperdagangkan di $32.51, turun 0.55% hari ini. Secara teknis, sinyal keseluruhan bullish dengan moving averages mendukung, sementara osilator netral. Fundamental menunjukkan pendapatan $82.59 juta dan laba bersih $22.38 juta pada 2024, dengan margin laba bersih 27.1%. Arus kas operasi positif $431.54 juta, namun neraca menunjukkan penurunan aset dari $2.7 miliar pada 2021 menjadi $1.29 miliar pada 2024.
Outlook DBC didukung oleh sinyal teknis bullish dan profitabilitas yang pulih, tetapi risiko utama termasuk volatilitas pendapatan historis dan penurunan aset. Investor perlu memantau konsistensi pertumbuhan pendapatan dan dampak kondisi komoditas global terhadap kinerja perusahaan.
SPLV (Invesco S&P 500 Low Volatility ETF) diperdagangkan pada $71.22 dengan penurunan 0.71% hari ini. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual. ETF ini memiliki fokus pada saham ber-volatilitas rendah dengan kelebihan bobot di sektor Utilities, Real Estate, dan Financials. Dividen terbaru $0,14 diumumkan untuk Juli dan September 2026.
Outlook netral dengan tantangan performa yang tertinggal dari S&P 500 (5% vs 17%). Peluang terletak pada karakteristik defensif selama volatilitas pasar, sementara risiko termasuk valuasi yang kurang menarik pada P/E 19.5x dan tekanan sektoral yang berkelanjutan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman DBC →Reksa dana indeks ini umumnya akan menginvestasikan setidaknya 90% dari total asetnya dalam sekuritas yang menjadi bagian dari indeks target. Sesuai dengan pedoman dan prosedur yang ditetapkan, S&P Dow Jones Indices LLC (Penyedia Indeks) mengumpulkan, memelihara, dan menghitung indeks target, yang dirancang untuk mengukur kinerja 100 konstituen dengan volatilitas terendah dari Indeks S&P 500® dalam 12 bulan terakhir sebagaimana ditentukan oleh Penyedia Indeks.
Selengkapnya di halaman SPLV →