Perbedaan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan Carparts.Com Inc: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $32,86 (kapitalisasi pasar $1,92B), sedangkan Carparts.Com Inc diperdagangkan di $8,63 (kapitalisasi pasar $66,42M). Perbedaan utamanya: Carparts.Com Inc jauh lebih besar — sekitar 34593750000× kapitalisasi pasar Invesco DB Commodity Index Tracking Fund, dan Carparts.Com Inc lebih aktif diperdagangkan (40.287 vs 1.375.556). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund selama 60 Hari dan Carparts.Com Inc selama 45 Hari.
| DBC | PRTS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,92B | $66,42M |
Volume | 1.375.556 | 40.287 |
Sektor | Commodities - Metals/Agriculture | Consumer Cyclical |
Tertinggi 52 Minggu | $33,68 | $10,00 |
Terendah 52 Minggu | $22,07 | $3,88 |
Rata-rata Waktu Simpan | 60 Hari | 45 Hari |
Nilai Perusahaan | — | $79,39M |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBC diperdagangkan di $32.51, turun 0.55% dalam 24 jam dengan sinyal teknis keseluruhan bullish. Fundamental menunjukkan pendapatan 2024 $82.59 juta dan laba bersih $22.38 juta, dengan arus kas operasi positif $431.54 juta. Aset total $1.29 miliar didukung ekuitas $1.28 miliar, menunjukkan struktur modal yang kuat tanpa utang. Tren pendapatan dan profitabilitas bervariasi, dengan margin laba bersih 2024 sebesar 27.1%.
Outlook DBC didukung oleh fundamental yang sehat dan momentum teknis bullish, namun volatilitas pendapatan historis dan eksposur sektor komoditas menimbulkan risiko. Investor dapat mempertimbangkan stabilitas neraca dan arus kas operasi yang kuat sebagai faktor positif, sementara mengawasi konsistensi pertumbuhan pendapatan ke depan.
PRTS diperdagangkan di $8.51 dengan penurunan 2.13% hari ini, menunjukkan tekanan jangka pendek meskipun sinyal teknis bullish secara keseluruhan. Perusahaan menunjukkan perbaikan dalam hasil kuartalan dengan tiga kuartal berturut-turut mengalahkan estimasi EPS, meskipun masih mencatat kerugian bersih. Revenue mengalami penurunan dari $676 juta (2023) menjadi $548 juta (2025), namun margin laba kotor tetap sehat di 33%.
Outlook: Potensi upside didukung konsensus analis 60% buy dan momentum teknis bullish, namun risiko utama adalah profitabilitas negatif berkelanjutan (-50.44 juta net loss 2025) dan arus kas operasi negatif. Pemulihan revenue dan path menuju profitabilitas menjadi katalis kunci untuk kinerja saham ke depan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman DBC →CarParts.com Inc adalah online provider suku cadang aftermarket otomotif dan informasi perbaikan. Perusahaan pada prinsipnya menjual produknya kepada konsumen melalui website dan online marketplace. Produk perusahaan terdiri dari suku cadang tabrakan yang melayani market body repair, suku cadang mesin untuk melayani market suku cadang pengganti, serta suku cadang dan aksesoris performance.
Selengkapnya di halaman PRTS →