Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Invesco DB Commodity Index Tracking Fund (DBC) vs MONDELEZ INTERNATIONAL INC Common Stock (MDLZ)

Invesco DB Commodity Index Tracking FundTrading
MONDELEZ INTERNATIONAL INC Common StockTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan MONDELEZ INTERNATIONAL INC Common Stock: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $32,8 (kapitalisasi pasar $1,92B), sedangkan MONDELEZ INTERNATIONAL INC Common Stock diperdagangkan di $60,67 (kapitalisasi pasar $77,43B). Perbedaan utamanya: MONDELEZ INTERNATIONAL INC Common Stock jauh lebih besar — sekitar 40,3× kapitalisasi pasar Invesco DB Commodity Index Tracking Fund, dan MONDELEZ INTERNATIONAL INC Common Stock membagikan dividen 3,43%, sedangkan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund selama 61 Hari dan MONDELEZ INTERNATIONAL INC Common Stock selama 107 Hari.

DBCMDLZ
Kapitalisasi Pasar
$1,92B$77,43B
Volume
1.375.5567.695.104
Sektor
Commodities - Metals/AgricultureConsumer Staples
Tertinggi 52 Minggu
$33,68$64,99
Terendah 52 Minggu
$22,07$51,51
Rata-rata Waktu Simpan
61 Hari107 Hari
Nilai Perusahaan
—$97,78B
Imbal Hasil Dividen
—3,43%

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Invesco DB Commodity Index Tracking Fund

DBC diperdagangkan di $32.51, turun 0.55% dalam 24 jam dengan sinyal teknis keseluruhan bullish. Fundamental menunjukkan pendapatan 2024 $82.59 juta dan laba bersih $22.38 juta, dengan arus kas operasi positif $431.54 juta. Aset total $1.29 miliar didukung ekuitas $1.28 miliar, menunjukkan struktur modal yang kuat tanpa utang. Tren pendapatan dan profitabilitas bervariasi, dengan margin laba bersih 2024 sebesar 27.1%.

Outlook DBC didukung oleh fundamental yang sehat dan momentum teknis bullish, namun volatilitas pendapatan historis dan eksposur sektor komoditas menimbulkan risiko. Investor dapat mempertimbangkan stabilitas neraca dan arus kas operasi yang kuat sebagai faktor positif, sementara mengawasi konsistensi pertumbuhan pendapatan ke depan.

MONDELEZ INTERNATIONAL INC Common Stock

MDLZ diperdagangkan di $59.38 dengan penurunan 0.4% hari ini. Saham menunjukkan momentum fundamental kuat dengan tiga kuartal beruntun mengalahkan estimasi EPS, meski sinyal teknis bearish. Valuasi P/E 21.75 dan P/S 1.93 relatif wajar untuk sektor consumer staples. Perusahaan baru saja menaikkan dividen menjadi $0.52 per saham, mencerminkan keyakinan manajemen terhadap arus kas.

Outlook positif didukung konsensus analis 'Buy' 76% dengan target harga $70.29. Risiko utama meliputi tekanan biaya kakao dan perlambatan pertumbuhan margin bersih dari 13.76% (2023) menjadi 6.36% (2025). Saham menawarkan eksposur defensif dengan dividen yield 3.5% di tengah ketidakpastian pasar.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

DBC
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 61 Hari
MDLZ
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 107 Hari

Tentang Invesco DB Commodity Index Tracking Fund

DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.

Selengkapnya di halaman DBC →

Tentang MONDELEZ INTERNATIONAL INC Common Stock

Mondelez telah beroperasi sebagai organisasi independen sejak berpisah dari bisnis grocery Kraft Foods di Amerika Utara pada Oktober 2012. Perusahaan ini merupakan pemain terdepan untuk pasar snack global dengan cakupan pasar di biskuit (47% dari penjualan), coklat (32%), permen (10%), minuman (4%), dan keju (7%). Portofolio Mondelez meliputi brand terkemuka seperti Oreo, Chips Ahoy, Halls, Trident, Cadbury, dan masih banyak lagi. Sepertiga jumlah pemasukan mereka berasal dari pasar negara berkembang, hampir 40% dari Eropa, dan sisanya dari Amerika Utara.

Selengkapnya di halaman MDLZ →