Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Invesco DB Commodity Index Tracking Fund (DBC) vs JPMorgan Ultra Short Income ETF (JPST)

Invesco DB Commodity Index Tracking FundTrading
JPMorgan Ultra Short Income ETFTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan JPMorgan Ultra Short Income ETF: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $32,96 (kapitalisasi pasar $1,92B), sedangkan JPMorgan Ultra Short Income ETF diperdagangkan di $50,3 (kapitalisasi pasar $42,37B). Perbedaan utamanya: JPMorgan Ultra Short Income ETF jauh lebih besar — sekitar 22,1× kapitalisasi pasar Invesco DB Commodity Index Tracking Fund, dan JPMorgan Ultra Short Income ETF lebih aktif diperdagangkan (7.889.185 vs 1.375.556). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund selama 60 Hari dan JPMorgan Ultra Short Income ETF selama 47 Hari.

DBCJPST
Kapitalisasi Pasar
$1,92B$42,37B
Volume
1.375.5567.889.185
Sektor
Commodities - Metals/AgricultureFixed Income
Tertinggi 52 Minggu
$33,68$50,78
Terendah 52 Minggu
$22,07$50,22
Rata-rata Waktu Simpan
60 Hari47 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Invesco DB Commodity Index Tracking Fund

DBC menunjukkan performa positif dengan kenaikan harga 1.38% menjadi $32.96, didukung sinyal teknis bullish dari moving averages. Fundamental perusahaan menunjukkan laba bersih $22.38 juta dengan margin laba 27.1% pada 2024, meski revenue turun dari tahun sebelumnya. Neraca yang kuat dengan ekuitas pemegang saham $1.28 miliar dan tanpa utang jangka panjang memberikan pondasi yang stabil.

Outlook DBC didukung momentum teknis bullish namun menghadapi volatilitas revenue historis. Peluang investasi terletak pada struktur modal yang sehat dan profitabilitas positif, sementara risiko utama adalah ketidakkonsistenan pertumbuhan pendapatan dan eksposur sektor komoditas yang sensitif terhadap kondisi ekonomi global.

JPMorgan Ultra Short Income ETF

JPST (JPMorgan Ultra-Short Income ETF) diperdagangkan pada $50.3 dengan kenaikan harian 0.06%. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual, sementara RSI mendekati oversold. ETF ini fokus pada pendapatan jangka pendek dengan pembayaran dividen konsisten $0.17 per saham. Minat short interest turun signifikan 81.8% pada September 2026, menunjukkan berkurangnya tekanan jual.

Outlook JPST didukung permintaan aset safe-haven di tengah volatilitas pasar, namun menghadapi tekanan dari kenaikan suku bunga Fed. ETF ultrashort bond ini menawarkan alternatif yield yang lebih baik dibanding rekening tunai tradisional, meski menghadapi kompetisi ketat dari rekan sejenis. Risiko utama termasuk sensitivitas terhadap kebijakan moneter dan performa relatif terhadap pesaing.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

DBC
97% Beli3% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 60 Hari
JPST
0% Beli100% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 47 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Invesco DB Commodity Index Tracking Fund

DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.

Selengkapnya di halaman DBC →

Tentang JPMorgan Ultra Short Income ETF

JPST adalah ETF aktif yang berinvestasi pada surat utang jangka pendek berkualitas layak investasi. Tujuannya adalah memberikan pendapatan rutin dan menjaga modal sambil mempertahankan likuiditas yang tinggi.

Selengkapnya di halaman JPST →