Perbedaan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan Ingersoll Rand: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $33,1 (kapitalisasi pasar $1,92B), sedangkan Ingersoll Rand diperdagangkan di $78,68 (kapitalisasi pasar $30,26B). Perbedaan utamanya: Ingersoll Rand jauh lebih besar — sekitar 15,8× kapitalisasi pasar Invesco DB Commodity Index Tracking Fund, dan Ingersoll Rand membagikan dividen 0,1%, sedangkan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund selama 61 Hari dan Ingersoll Rand selama 7 Hari.
| DBC | IR | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,92B | $30,26B |
Volume | 1.375.556 | 4.017.622 |
Sektor | Commodities - Metals/Agriculture | Industrials |
Tertinggi 52 Minggu | $33,68 | $98,76 |
Terendah 52 Minggu | $22,07 | $68,54 |
Rata-rata Waktu Simpan | 61 Hari | 7 Hari |
Nilai Perusahaan | — | $33,92B |
Imbal Hasil Dividen | — | 0,1% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBC diperdagangkan di $32.51, turun 0.55% dalam 24 jam dengan sinyal teknis keseluruhan bullish. Fundamental menunjukkan pendapatan 2024 $82.59 juta dan laba bersih $22.38 juta, dengan arus kas operasi positif $431.54 juta. Aset total $1.29 miliar didukung ekuitas $1.28 miliar, menunjukkan struktur modal yang kuat tanpa utang. Tren pendapatan dan profitabilitas bervariasi, dengan margin laba bersih 2024 sebesar 27.1%.
Outlook DBC didukung oleh fundamental yang sehat dan momentum teknis bullish, namun volatilitas pendapatan historis dan eksposur sektor komoditas menimbulkan risiko. Investor dapat mempertimbangkan stabilitas neraca dan arus kas operasi yang kuat sebagai faktor positif, sementara mengawasi konsistensi pertumbuhan pendapatan ke depan.
Belum ada sinyal Aura AI.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman DBC →Ingersoll Rand mengembangkan teknologi industri untuk menciptakan dan mengelola aliran, tekanan, serta gerakan. Portofolionya mencakup kompresor, pompa, sistem vakum, dan peralatan lain untuk berbagai sektor industri.
Selengkapnya di halaman IR →