Perbedaan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan Icl Group Ltd: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $32,93 (kapitalisasi pasar $1,92B), sedangkan Icl Group Ltd diperdagangkan di $5,03 (kapitalisasi pasar $6,47B). Perbedaan utamanya: Icl Group Ltd jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Invesco DB Commodity Index Tracking Fund, dan Icl Group Ltd membagikan dividen 4,11%, sedangkan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund selama 60 Hari dan Icl Group Ltd selama 56 Hari.
| DBC | ICL | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,92B | $6,47B |
Volume | 1.375.556 | 1.387.140 |
Sektor | Commodities - Metals/Agriculture | Basic Materials |
Tertinggi 52 Minggu | $33,68 | $6,84 |
Terendah 52 Minggu | $22,07 | $4,80 |
Rata-rata Waktu Simpan | 60 Hari | 56 Hari |
Nilai Perusahaan | — | $9,11B |
Imbal Hasil Dividen | — | 4,11% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBC diperdagangkan di $32.51, turun 0.55% dalam 24 jam dengan sinyal teknis keseluruhan bullish. Fundamental menunjukkan pendapatan 2024 $82.59 juta dan laba bersih $22.38 juta, dengan arus kas operasi positif $431.54 juta. Aset total $1.29 miliar didukung ekuitas $1.28 miliar, menunjukkan struktur modal yang kuat tanpa utang. Tren pendapatan dan profitabilitas bervariasi, dengan margin laba bersih 2024 sebesar 27.1%.
Outlook DBC didukung oleh fundamental yang sehat dan momentum teknis bullish, namun volatilitas pendapatan historis dan eksposur sektor komoditas menimbulkan risiko. Investor dapat mempertimbangkan stabilitas neraca dan arus kas operasi yang kuat sebagai faktor positif, sementara mengawasi konsistensi pertumbuhan pendapatan ke depan.
ICL Group (ICL) diperdagangkan pada $5.015 dengan penurunan 1.28% dalam 24 jam terakhir. Saham menunjukkan sinyal teknis bearish dengan moving averages yang negatif, namun RSI mendekati oversold. Fundamental perusahaan menunjukkan penurunan profit margin dari 21.55% pada 2022 menjadi 3.15% pada 2025, meskipun revenue stabil di atas $7 miliar. Analis konsensus memberikan rating Hold dengan target harga $6.08, menawarkan potensi upside 21% dari harga saat ini.
Outlook ICL menghadapi tantangan dari margin profit yang menurun dan headwinds industri pupuk, namun valuasi yang wajar (P/E 20.83, P/B 1.05) dan dividen stabil memberikan daya tarik value. Risiko utama termasuk volatilitas harga komoditas dan tekanan biaya input yang dapat mempengaruhi profitabilitas lebih lanjut. Saham ini cocok untuk investor yang mencari eksposur materials dengan valuasi konservatif.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman DBC →ICL Group Ltd adalah produsen produk berbasis mineral. Perusahaan ini terdiri dari empat segmen: solusi fosfat, kalium, produk industri, dan solusi pertanian inovatif (IAS). Semua segmen ini berkontribusi pada pengembangan produk dan layanan pertanian, makanan, dan bahan rekayasa perusahaan. Perusahaan ini menambang dan memproduksi kalium dan fosfat untuk digunakan sebagai bahan dalam pupuk dan berfungsi sebagai komponen dalam industri farmasi dan bahan tambahan makanan. Perusahaan ini juga terlibat dalam aditif dan bahan industri, termasuk penghambat api, garam fosfat, campuran fosfat khusus, asam fosfat murni, asam fosfat khusus kelas elektronik. Segmen geografisnya adalah Eropa, Asia, Amerika Utara & Selatan, dan seluruh dunia.
Selengkapnya di halaman ICL →