Perbedaan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan Expeditors International of Wshngtn Inc: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $32,8 (kapitalisasi pasar $1,93B), sedangkan Expeditors International of Wshngtn Inc diperdagangkan di $193,74 (kapitalisasi pasar $24,81B). Perbedaan utamanya: Expeditors International of Wshngtn Inc jauh lebih besar — sekitar 12,9× kapitalisasi pasar Invesco DB Commodity Index Tracking Fund, dan Expeditors International of Wshngtn Inc membagikan dividen 0,85%, sedangkan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund selama 61 Hari dan Expeditors International of Wshngtn Inc selama 43 Hari.
| DBC | EXPD | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,93B | $24,81B |
Volume | 569.977 | 832.787 |
Sektor | Commodities - Metals/Agriculture | Industrials |
Tertinggi 52 Minggu | $33,68 | $194,12 |
Terendah 52 Minggu | $22,07 | $113,13 |
Rata-rata Waktu Simpan | 61 Hari | 43 Hari |
Nilai Perusahaan | — | $24,34B |
Imbal Hasil Dividen | — | 0,85% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBC diperdagangkan di $32.51, turun 0.55% hari ini. Secara teknis, sinyal keseluruhan bullish dengan moving averages mendukung, sementara osilator netral. Fundamental menunjukkan pendapatan $82.59 juta dan laba bersih $22.38 juta pada 2024, dengan margin laba bersih 27.1%. Arus kas operasi positif $431.54 juta, namun neraca menunjukkan penurunan aset dari $2.7 miliar pada 2021 menjadi $1.29 miliar pada 2024.
Outlook DBC didukung oleh sinyal teknis bullish dan profitabilitas yang pulih, tetapi risiko utama termasuk volatilitas pendapatan historis dan penurunan aset. Investor perlu memantau konsistensi pertumbuhan pendapatan dan dampak kondisi komoditas global terhadap kinerja perusahaan.
EXPD menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan harga 1.0% menjadi $193.71, didukung momentum teknis bullish dan catatan earnings yang konsisten mengalahkan ekspektasi. Perusahaan mencatat revenue $11.07B dengan net income $810.33M pada 2025, sementara valuasi P/E 27.78 mencerminkan premium terhadap pasar. Berita terbaru menyoroti manfaat dari permintaan airfreight yang tangguh dan inisiatif efisiensi operasional.
Outlook jangka menengah positif dengan proyeksi revenue 2026 mencapai $12.0B, namun risiko utama termasuk volatilitas pasar transportasi dan tekanan margin dari biaya operasional. Analis menunjukkan sikap hati-hati dengan 63.64% rekomendasi hold, meskipun target konsensus $174.86 berada di bawah harga saat ini.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman DBC →Expeditors International dari Washington merupakan penyedia logistik pihak ketiga berbasis non aset, yang umumnya berfokus pada ekspedisi muatan internasional. Mereka mempekerjakan sistem dan kontrak IT kepada maskapai penerbangan dan perusahaan pelayaran untuk memindahkan muatan konsumen ke seluruh dunia. Firma ini mengoperasikan lebih dari 200 lokasi kantor berpelayanan penuh di seluruh dunia, ditambah beberapa lokasi kantor satelit. Pada tahun 2021, Expeditors mendapat 38% dari total pendapatan bersih dari ekspedisi udara, 27% dari ekspedisi laut, dan 35% dari broker cukai dan layanan lainnya.
Selengkapnya di halaman EXPD →