Perbedaan Invesco DB Agriculture Fund dan State Street PDR S&P Retail ETF: Invesco DB Agriculture Fund diperdagangkan di $28,37 (kapitalisasi pasar $1,32B), sedangkan State Street PDR S&P Retail ETF diperdagangkan di $84,08 (kapitalisasi pasar $389,66M). Perbedaan utamanya: State Street PDR S&P Retail ETF jauh lebih besar — sekitar 295196969697× kapitalisasi pasar Invesco DB Agriculture Fund, dan Invesco DB Agriculture Fund lebih aktif diperdagangkan (771.657 vs 4.275.820). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Agriculture Fund selama 24 Hari dan State Street PDR S&P Retail ETF selama 45 Hari.
| DBA | XRT | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,32B | $389,66M |
Volume | 771.657 | 4.275.820 |
Tertinggi 52 Minggu | $29,49 | $92,35 |
Terendah 52 Minggu | $25,44 | $77,28 |
Rata-rata Waktu Simpan | 24 Hari | 45 Hari |
Sektor | — | Broad Market / Factor |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBA (Invesco DB Agriculture Fund ETF) diperdagangkan di $28.295 dengan penurunan 0.68% hari ini. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual, sementara osilator netral. ETF ini telah memberikan return 12.4% YTD, mengungguli S&P 500, didorong oleh sentimen bullish di sektor pertanian. Rasio biaya yang tinggi sebesar 0.85% menjadi perhatian, namun diversifikasi eksposur futures komoditas pertanian dan yield 3.25% menarik bagi investor.
Outlook DBA didukung oleh katalis geopolitik dan risiko cuaca seperti El Nino yang dapat mendorong harga komoditas, namun volatilitas sektor dan rasio biaya tinggi menjadi risiko utama. Analisis teknis menunjukkan konsolidasi di level support $28 dengan momentum jual jangka pendek, sementara fundamental didukung permintaan global yang kuat untuk produk pertanian.
XRT (SPDR S&P Retail ETF) diperdagangkan pada $83.46 dengan kenaikan harian 0.66%. Sinyal teknis keseluruhan bullish meskipun moving averages menunjukkan tekanan bearish. ETF retail ini menghadapi lingkungan makro yang menantang dengan suku bunga tinggi dan tekanan inflasi yang membebani konsumen, namun mendapat dukungan dari proyeksi penjualan liburan yang kuat dan pembicaraan perdagangan AS-China yang positif.
Outlook untuk XRT tetap hati-hati dengan potensi upside terbatas. Meskipun data penjualan retail menunjukkan ketahanan konsumen, tekanan makro dan underperformance relatif terhadap pasar luas membentuk risiko signifikan. Investor perlu mempertimbangkan eksposur sektor retail yang selektif dengan fokus pada nilai dan konsumen sehari-hari.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Indeks yang terdiri dari satu atau lebih komoditas dasar ("komoditas indeks") ini dimaksudkan untuk mencerminkan sektor pertanian. Reksa dana ini mengejar tujuan investasinya dengan berinvestasi dalam portofolio kontrak berjangka yang diperdagangkan di bursa.
Selengkapnya di halaman DBA →XRT adalah ETF dengan bobot setara yang melacak sektor ritel AS. Produk ini memberikan akses terdiversifikasi ke peritel pakaian, otomotif, hingga online, termasuk nama besar seperti Amazon, Target, dan Costco.
Selengkapnya di halaman XRT →