Perbedaan Invesco DB Agriculture Fund dan Consumer Staples Select Sector SPDR Fund: Invesco DB Agriculture Fund diperdagangkan di $28,33 (kapitalisasi pasar $1,32B), sedangkan Consumer Staples Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $83,43 (kapitalisasi pasar $13,50B). Perbedaan utamanya: Consumer Staples Select Sector SPDR Fund jauh lebih besar — sekitar 10,2× kapitalisasi pasar Invesco DB Agriculture Fund, dan Invesco DB Agriculture Fund lebih aktif diperdagangkan (771.657 vs 14.599.953). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Agriculture Fund selama 24 Hari dan Consumer Staples Select Sector SPDR Fund selama 72 Hari.
| DBA | XLP | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,32B | $13,50B |
Volume | 771.657 | 14.599.953 |
Tertinggi 52 Minggu | $29,49 | $90,00 |
Terendah 52 Minggu | $25,44 | $75,61 |
Rata-rata Waktu Simpan | 24 Hari | 72 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBA (Invesco DB Agriculture Fund ETF) diperdagangkan di $28.33, turun 0.56% dalam 24 jam. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual, sementara osilator netral. ETF ini telah memberikan return 12.4% YTD, mengungguli S&P 500 di bulan Juli (Zacks, 2026-07-30). Sentimen berita campuran, dengan fokus pada faktor geopolitik dan cuaca yang memengaruhi harga komoditas pertanian.
Outlook DBA didorong oleh potensi kenaikan harga komoditas akibat risiko cuaca El Nino dan ketegangan geopolitik, namun dibebani rasio biaya tinggi (0.85%) dan volatilitas sektor. Analis mempertahankan rating Hold (Seeking Alpha, 2026-09-22), menekankan konsolidasi di dekat level tertinggi sepanjang masa dengan tren bullish jangka panjang. Risiko utama termasuk fluktuasi harga komoditas dan dampak makroekonomi.
XLP (Consumer Staples Select Sector SPDR ETF) menunjukkan performa bullish dengan kenaikan harga 2.12% menjadi $83.43. Teknikal mengindikasikan momentum positif dengan sinyal bullish dari moving averages dan osilator. ETF ini mendapat dukungan penuh dari analis (100% rating beli) dan unggul dalam sektor consumer staples dengan expense ratio rendah 0.08%. Dividen $0,54 dijadwalkan untuk September 2026.
Outlook positif didukung oleh sifat defensif sektor consumer staples di tengah volatilitas pasar. Risiko utama termasuk tekanan suku bunga yang dapat mempengaruhi daya tarik dividen dan persaingan ketat antar ETF sejenis. Kinerja relatif kuat terhadap discretionary stocks (+6.6% vs -7% XLY) memperkuat posisi defensifnya.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Indeks yang terdiri dari satu atau lebih komoditas dasar ("komoditas indeks") ini dimaksudkan untuk mencerminkan sektor pertanian. Reksa dana ini mengejar tujuan investasinya dengan berinvestasi dalam portofolio kontrak berjangka yang diperdagangkan di bursa.
Selengkapnya di halaman DBA →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan yang telah diidentifikasi sebagai perusahaan FMCG oleh GICS®. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLP →