Perbedaan Invesco DB Agriculture Fund dan Tilray Brands Inc: Invesco DB Agriculture Fund diperdagangkan di $28,53 (kapitalisasi pasar $1,32B), sedangkan Tilray Brands Inc diperdagangkan di $3,61 (kapitalisasi pasar $530,54M). Perbedaan utamanya: Tilray Brands Inc jauh lebih besar — sekitar 401924242424,2× kapitalisasi pasar Invesco DB Agriculture Fund, dan Invesco DB Agriculture Fund lebih aktif diperdagangkan (771.657 vs 9.099.075). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Agriculture Fund selama 24 Hari dan Tilray Brands Inc selama 31 Hari.
| DBA | TLRY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,32B | $530,54M |
Volume | 771.657 | 9.099.075 |
Tertinggi 52 Minggu | $29,49 | $21,00 |
Terendah 52 Minggu | $25,44 | $3,57 |
Rata-rata Waktu Simpan | 24 Hari | 31 Hari |
Sektor | — | Health |
Nilai Perusahaan | — | $684,46M |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBA, Invesco DB Agriculture Fund ETF, diperdagangkan di $28.49, turun 1.25% hari ini namun menunjukkan momentum bullish jangka panjang dengan return 12.4% YTD, mengungguli S&P 500. Analisis teknis menunjukkan sinyal bullish dari rata-rata bergerak, sementara osilator netral. Sentimen didorong oleh ketegangan geopolitik dan risiko cuaca El Nino yang mendukung harga komoditas pertanian, meski rasio biaya tinggi 0.85% menjadi perhatian.
Outlook DBA tetap positif didukung permintaan global dan faktor geopolitik, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas komoditas, rasio biaya, dan ketergantungan pada kebijakan perdagangan AS-China. Peluang terletak pada diversifikasi portofolio dan potensi kenaikan harga hasil pertanian, tetapi risiko fluktuasi pasar dan faktor musiman dapat membatasi keuntungan.
TLRY diperdagangkan pada $3.715, turun 1.72% dalam 24 jam, mendekati level terendah 52-minggu. Saham menunjukkan tekanan bearish dengan indikator teknis negatif dan fundamental yang menantang. Perusahaan mencatat kerugian bersih $2.19 miliar pada 2025 meski revenue tumbuh menjadi $821.31 juta. Tren kuartalan menunjukkan EPS konsisten meleset dari ekspektasi analis. Sentimen pasar tetap hati-hati dengan 65% analis merekomendasikan hold.
Outlook TLRY bergantung pada perbaikan profitabilitas dan momentum reformasi cannabis AS. Target konsensus $65.01 menawarkan potensi upside signifikan, namun risiko tinggi dari kerugian berkelanjutan dan volatilitas sektor membayangi. Investor perlu mempertimbangkan eksposur terbatas terhadap cannabis rekreasional dan tantangan operasional yang berlanjut.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Indeks yang terdiri dari satu atau lebih komoditas dasar ("komoditas indeks") ini dimaksudkan untuk mencerminkan sektor pertanian. Reksa dana ini mengejar tujuan investasinya dengan berinvestasi dalam portofolio kontrak berjangka yang diperdagangkan di bursa.
Selengkapnya di halaman DBA →Tilray adalah perusahaan Kanada yang menanam dan menjual ganja medis dan rekreasional. Pada 2021, Aphria mengakuisisi Tilray melalui merger terbalik dan mengadopsi nama Tilray. Sebagian besar penjualannya berasal dari Kanada dan ekspor ganja medis internasional, sementara bisnisnya di AS berfokus pada produk CBD dan alkohol.
Selengkapnya di halaman TLRY →