Perbedaan Invesco DB Agriculture Fund dan iShares Silver Trust: Invesco DB Agriculture Fund diperdagangkan di $28,47 (kapitalisasi pasar $1,32B), sedangkan iShares Silver Trust diperdagangkan di $54,95 (kapitalisasi pasar $29,02B). Perbedaan utamanya: iShares Silver Trust jauh lebih besar — sekitar 22× kapitalisasi pasar Invesco DB Agriculture Fund, dan Invesco DB Agriculture Fund lebih aktif diperdagangkan (771.657 vs 16.510.334). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Agriculture Fund selama 24 Hari dan iShares Silver Trust selama 89 Hari.
| DBA | SLV | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,32B | $29,02B |
Volume | 771.657 | 16.510.334 |
Tertinggi 52 Minggu | $29,49 | $105,57 |
Terendah 52 Minggu | $25,44 | $42,40 |
Rata-rata Waktu Simpan | 24 Hari | 89 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBA (Invesco DB Agriculture Fund ETF) diperdagangkan pada $28.41, turun 0.28% hari ini dengan sinyal teknis secara keseluruhan bearish. ETF ini telah memberikan return 12.4% year-to-date, mengungguli S&P 500 dalam beberapa bulan terakhir didorong oleh risiko cuaca dan ketegangan geopolitik. Namun, rasio biaya yang tinggi sebesar 0.85% dan volatilitas komoditas menjadi perhatian.
Outlook DBA didukung momentum bullish jangka panjang sejak 2020 dengan diversifikasi futures pertanian, namun menghadapi risiko dari volatilitas harga komoditas dan dinamika geopolitik. Investor perlu mempertimbangkan eksposur sektor pertanian yang berisiko tinggi meskipun memiliki potensi keuntungan dari faktor cuaca dan permintaan global.
SLV diperdagangkan di $55.04 dengan kenaikan 2.27% hari ini, namun sinyal teknis keseluruhan menunjukkan kondisi bearish dengan 18 indikator jual versus 4 beli. Fundamental menunjukkan aset melonjak dari $10 juta menjadi $13.4 miliar pada 2024, dengan ekuitas pemegang saham yang kuat sebesar $13.40 miliar. Pendapatan dan arus kas operasional masih nol, menimbulkan pertanyaan tentang model bisnis.
Outlook jangka pendek bearish karena tekanan teknis dan ketidakpastian fundamental. Risiko utama termasuk volatilitas harga perak dan ketergantungan pada faktor makro. Investor perlu memantau perkembangan pendapatan perusahaan dan tren pasar logam mulia untuk konfirmasi arah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Indeks yang terdiri dari satu atau lebih komoditas dasar ("komoditas indeks") ini dimaksudkan untuk mencerminkan sektor pertanian. Reksa dana ini mengejar tujuan investasinya dengan berinvestasi dalam portofolio kontrak berjangka yang diperdagangkan di bursa.
Selengkapnya di halaman DBA →ETF ini bertujuan untuk mencerminkan kinerja perak sebelum pembayaran biaya dan liabilitas ETF. ETF ini tidak dikelola secara aktif. ETF ini tidak terlibat dalam kegiatan apa pun yang dirancang untuk memperoleh keuntungan dari, atau untuk mengurangi kerugian yang disebabkan oleh, perubahan harga perak.
Selengkapnya di halaman SLV →