Perbedaan Invesco DB Agriculture Fund dan iShares 7-10 Year Treasury Bond ETF: Invesco DB Agriculture Fund diperdagangkan di $28,33 (kapitalisasi pasar $1,32B), sedangkan iShares 7-10 Year Treasury Bond ETF diperdagangkan di $89,4 (kapitalisasi pasar $41,13B). Perbedaan utamanya: iShares 7-10 Year Treasury Bond ETF jauh lebih besar — sekitar 31,2× kapitalisasi pasar Invesco DB Agriculture Fund, dan Invesco DB Agriculture Fund lebih aktif diperdagangkan (771.657 vs 10.340.382). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Agriculture Fund selama 24 Hari dan iShares 7-10 Year Treasury Bond ETF selama 108 Hari.
| DBA | IEF | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,32B | $41,13B |
Volume | 771.657 | 10.340.382 |
Tertinggi 52 Minggu | $29,49 | $97,99 |
Terendah 52 Minggu | $25,44 | $88,92 |
Rata-rata Waktu Simpan | 24 Hari | 108 Hari |
Sektor | — | Fixed Income |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBA (Invesco DB Agriculture Fund ETF) diperdagangkan pada $28.34 dengan penurunan 0.53% hari ini. ETF ini menunjukkan performa positif tahun ini dengan kenaikan 12.4% YTD, mengungguli S&P 500. Sentimen teknis cenderung bearish dengan sinyal jual lebih dominan, sementara fundamental terbatas karena ini adalah ETF komoditas yang berinvestasi dalam futures pertanian.
Outlook DBA dipengaruhi faktor geopolitik dan cuaca seperti ketegangan Trump-Xi dan fenomena El Nino yang dapat menggerakkan harga komoditas pertanian. Risiko utama termasuk volatilitas harga komoditas dan rasio biaya tinggi 0.85%. Analisis menyarankan hold dengan momentum bullish jangka panjang sejak 2020 namun perlu waspada volatilitas sektor.
IEF menunjukkan kinerja harian positif dengan kenaikan 0,38% ke $89,45, namun sinyal teknis keseluruhan tetap bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual dominan. ETF ini memberikan pembayaran dividen konsisten dengan tiga pembagian terbaru antara $0,31-$0,33 per saham. Sentimen pasar terhadap obligasi Treasury AS tercampur dengan yield mendekati level tertinggi multi-dekade namun mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi.
Outlook IEF dipengaruhi oleh dinamika suku bunga dan inflasi AS, dengan potensi rebound jika tekanan yield mereda. Risiko utama berasal dari lingkungan suku bunga tinggi yang berkepanjangan, sementara peluang muncul dari posisi defensif dalam portofolio selama volatilitas pasar. Analis melihat valuasi menarik di level yield saat ini namun menunggu konfirmasi perubahan kebijakan moneter Fed.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Indeks yang terdiri dari satu atau lebih komoditas dasar ("komoditas indeks") ini dimaksudkan untuk mencerminkan sektor pertanian. Reksa dana ini mengejar tujuan investasinya dengan berinvestasi dalam portofolio kontrak berjangka yang diperdagangkan di bursa.
Selengkapnya di halaman DBA →Reksa dana indeks ini mengukur kinerja obligasi publik US Treasury yang memiliki jatuh tempo lebih dari atau sama dengan tujuh tahun dan kurang dari sepuluh tahun. Reksa dana indeks ini akan menginvestasikan setidaknya 80% dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target, dan setidaknya 90% dari total asetnya akan diinvestasikan dalam sekuritas US Treasury yang penasihat percaya akan membantu reksa dana indeks ini mengukur indeks target.
Selengkapnya di halaman IEF →