Perbedaan Invesco DB Agriculture Fund dan iShares MSCI Singapore ETF: Invesco DB Agriculture Fund diperdagangkan di $28,33 (kapitalisasi pasar $1,32B), sedangkan iShares MSCI Singapore ETF diperdagangkan di $31,6 (kapitalisasi pasar $1,49B). Perbedaan utamanya: Invesco DB Agriculture Fund dan iShares MSCI Singapore ETF berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Invesco DB Agriculture Fund lebih aktif diperdagangkan (771.657 vs 2.142.305). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Agriculture Fund selama 24 Hari dan iShares MSCI Singapore ETF selama 45 Hari.
| DBA | EWS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,32B | $1,49B |
Volume | 771.657 | 2.142.305 |
Tertinggi 52 Minggu | $29,49 | $34,57 |
Terendah 52 Minggu | $25,44 | $26,71 |
Rata-rata Waktu Simpan | 24 Hari | 45 Hari |
Sektor | — | Broad Market / Factor |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBA (Invesco DB Agriculture Fund ETF) diperdagangkan di $28.33, turun 0.56% dalam 24 jam. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual, sementara osilator netral. ETF ini telah memberikan return 12.4% YTD, mengungguli S&P 500 di bulan Juli (Zacks, 2026-07-30). Sentimen berita campuran, dengan fokus pada faktor geopolitik dan cuaca yang memengaruhi harga komoditas pertanian.
Outlook DBA didorong oleh potensi kenaikan harga komoditas akibat risiko cuaca El Nino dan ketegangan geopolitik, namun dibebani rasio biaya tinggi (0.85%) dan volatilitas sektor. Analis mempertahankan rating Hold (Seeking Alpha, 2026-09-22), menekankan konsolidasi di dekat level tertinggi sepanjang masa dengan tren bullish jangka panjang. Risiko utama termasuk fluktuasi harga komoditas dan dampak makroekonomi.
EWS (iShares MSCI Singapore ETF) diperdagangkan pada $31.6 dengan penurunan 2.71% hari ini. Sinyal teknis menunjukkan bias bearish dengan moving averages dan osilator memberikan sinyal jual mayoritas. ETF ini baru saja mencapai level tertinggi 52-minggu pada Agustus 2026, didorong oleh momentum pertumbuhan ekonomi Singapura dan minat institusional yang meningkat.
Outlook jangka menengah tetap positif dengan fundamental ekonomi Singapura yang kuat dan eksposur AI, namun risiko valuasi yang stretched dan volatilitas pasar global memerlukan kehati-hatian. Kenaikan kepemilikan institusional oleh Amundi menunjukkan keyakinan pada prospek regional.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Indeks yang terdiri dari satu atau lebih komoditas dasar ("komoditas indeks") ini dimaksudkan untuk mencerminkan sektor pertanian. Reksa dana ini mengejar tujuan investasinya dengan berinvestasi dalam portofolio kontrak berjangka yang diperdagangkan di bursa.
Selengkapnya di halaman DBA →EWS melacak MSCI Singapore 25/50 Index, memberikan akses terfokus ke perusahaan berkapitalisasi besar dan menengah di Singapura. Produk ini memiliki bobot besar pada sektor keuangan, industri, dan real estat, berfungsi sebagai alat likuid untuk mengakses ekonomi maju Singapura yang stabil dan berorientasi dividen.
Selengkapnya di halaman EWS →