Perbedaan Invesco DB Agriculture Fund dan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund: Invesco DB Agriculture Fund diperdagangkan di $28,53 (kapitalisasi pasar $1,32B), sedangkan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $32,8 (kapitalisasi pasar $1,92B). Perbedaan utamanya: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Invesco DB Agriculture Fund lebih aktif diperdagangkan (771.657 vs 1.375.556). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Agriculture Fund selama 24 Hari dan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund selama 61 Hari.
| DBA | DBC | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,32B | $1,92B |
Volume | 771.657 | 1.375.556 |
Tertinggi 52 Minggu | $29,49 | $33,68 |
Terendah 52 Minggu | $25,44 | $22,07 |
Rata-rata Waktu Simpan | 24 Hari | 61 Hari |
Sektor | — | Commodities - Metals/Agriculture |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBA, Invesco DB Agriculture Fund ETF, diperdagangkan di $28.49, turun 1.25% hari ini namun menunjukkan momentum bullish jangka panjang dengan return 12.4% YTD, mengungguli S&P 500. Analisis teknis menunjukkan sinyal bullish dari rata-rata bergerak, sementara osilator netral. Sentimen didorong oleh ketegangan geopolitik dan risiko cuaca El Nino yang mendukung harga komoditas pertanian, meski rasio biaya tinggi 0.85% menjadi perhatian.
Outlook DBA tetap positif didukung permintaan global dan faktor geopolitik, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas komoditas, rasio biaya, dan ketergantungan pada kebijakan perdagangan AS-China. Peluang terletak pada diversifikasi portofolio dan potensi kenaikan harga hasil pertanian, tetapi risiko fluktuasi pasar dan faktor musiman dapat membatasi keuntungan.
DBC diperdagangkan di $32.51, turun 0.55% dalam 24 jam dengan sinyal teknis keseluruhan bullish. Fundamental menunjukkan pendapatan 2024 $82.59 juta dan laba bersih $22.38 juta, dengan arus kas operasi positif $431.54 juta. Aset total $1.29 miliar didukung ekuitas $1.28 miliar, menunjukkan struktur modal yang kuat tanpa utang. Tren pendapatan dan profitabilitas bervariasi, dengan margin laba bersih 2024 sebesar 27.1%.
Outlook DBC didukung oleh fundamental yang sehat dan momentum teknis bullish, namun volatilitas pendapatan historis dan eksposur sektor komoditas menimbulkan risiko. Investor dapat mempertimbangkan stabilitas neraca dan arus kas operasi yang kuat sebagai faktor positif, sementara mengawasi konsistensi pertumbuhan pendapatan ke depan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Indeks yang terdiri dari satu atau lebih komoditas dasar ("komoditas indeks") ini dimaksudkan untuk mencerminkan sektor pertanian. Reksa dana ini mengejar tujuan investasinya dengan berinvestasi dalam portofolio kontrak berjangka yang diperdagangkan di bursa.
Selengkapnya di halaman DBA →DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman DBC →