Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Cognizant Technology Solutions Corp (CTSH) vs GoPro Inc (GPRO)

Cognizant Technology Solutions CorpTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Cognizant Technology Solutions Corp dan GoPro Inc: Cognizant Technology Solutions Corp diperdagangkan di $60,2 (kapitalisasi pasar $27,03B), sedangkan GoPro Inc diperdagangkan di $1,22 (kapitalisasi pasar $243,50M). Perbedaan utamanya: GoPro Inc jauh lebih besar — sekitar 9008509064× kapitalisasi pasar Cognizant Technology Solutions Corp, dan Cognizant Technology Solutions Corp membagikan dividen 2,2%, sedangkan GoPro Inc tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cognizant Technology Solutions Corp selama 57 Hari dan GoPro Inc selama 45 Hari.

CTSHGPRO
Kapitalisasi Pasar
$27,03B$243,50M
Volume
9.883.88811.527.160
Sektor
TechnologyTechnology
Tertinggi 52 Minggu
$86,70$2,35
Terendah 52 Minggu
$38,73$0,58
Rata-rata Waktu Simpan
57 Hari45 Hari
Nilai Perusahaan
$28,08B$302,28M
Imbal Hasil Dividen
2,2%—

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Cognizant Technology Solutions Corp

CTSH diperdagangkan di $57.07 dengan penurunan 0.26% hari ini. Saham menunjukkan momentum teknis bearish dengan indikator moving average negatif, namun fundamental perusahaan tetap solid dengan revenue $21.11B dan net income margin 10.26%. Valuasi menarik dengan P/E 12.88x di bawah rata-rata sektor. Perusahaan baru saja mengumumkan hasil kolaborasi AI dengan Odyssey Logistics yang menghasilkan penghematan biaya 37%.

Outlook CTSH didukung transformasi AI dan posisi keuangan sehat, namun tekanan pertumbuhan industri IT menjadi risiko utama. Analyst consensus price target $64.25 menawarkan potensi upside 12.6% dari harga saat ini, dengan 45.1% rekomendasi buy meski sinyal teknis bearish.

GoPro Inc

Saham GPRO diperdagangkan di $1.22, turun 7.58% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish meskipun fundamental lemah. Perusahaan melaporkan rugi bersih $93.49 juta pada 2025 dengan margin laba bersih negatif 28.52%. Tren pendapatan menurun dari $1.1 miliar (2022) menjadi $652 juta (2025). Berita terbaru mengindikasikan merger dengan Starman Optical senilai $285 juta dan minat dari investor berpengaruh, mendorong volatilitas harga.

Outlook GPRO bergantung pada keberhasilan merger dan pivot ke AI/data center, namun risiko tinggi dari rugi berkelanjutan, penurunan pendapatan, dan utang jangka pendek $93.21 juta membayangi. Analis terbagi (21.43% beli, 46.43% tahan, 32.14% jual), mencerminkan ketidakpastian atas nilai akuisisi $1.14 per saham. Investor perlu memantau eksekusi turnaround dan arus kas operasional yang tetap negatif.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

CTSH
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 57 Hari
GPRO
92% Beli8% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 45 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Cognizant Technology Solutions Corp

Cognizant adalah penyedia layanan IT global yang menawarkan layanan konsultasi dan outsourcing ke beberapa perusahaan terbesar di dunia yang mencakup layanan keuangan, media dan komunikasi, perawatan kesehatan, sumber daya alam, dan industri produk konsumen. Cognizant mempekerjakan hampir 300.000 orang secara global, sekitar 70% di antaranya berada di India, meskipun kantor pusatnya berada di Teaneck, New Jersey.

Selengkapnya di halaman CTSH →

Tentang GoPro Inc

GoPro Inc adalah perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat yang pada prinsipnya bergerak dalam merancang dan menyediakan kamera, mounts, drones, dan peralatan kamera lainnya. Perusahaan mengalihdayakan sebagian manufaktur ke pihak ketiga di China. GoProc Inc menjual produk ke seluruh dunia melalui saluran penjualan langsungnya, yang menghasilkan lebih dari setengah pendapatan total, dan secara tidak langsung melalui saluran distribusinya. Perusahaan hadir, termasuk di Amerika, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Asia-Pasifik, dengan Amerika menyumbang lebih dari setengah total pendapatan.

Selengkapnya di halaman GPRO →