Perbedaan Campbell Soup Co. dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund: Campbell Soup Co. diperdagangkan di $19,2 (kapitalisasi pasar $5,78B), sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $112,69 (kapitalisasi pasar $21,89B). Perbedaan utamanya: Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Campbell Soup Co., dan Campbell Soup Co. membagikan dividen 5,16%, sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Campbell Soup Co. selama 98 Hari dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund selama 114 Hari.
| CPB | XLY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $5,78B | $21,89B |
Volume | 11.705.427 | 5.690.342 |
Sektor | Consumer Staples | — |
Tertinggi 52 Minggu | $31,66 | $124,52 |
Terendah 52 Minggu | $18,90 | $105,64 |
Rata-rata Waktu Simpan | 98 Hari | 114 Hari |
Nilai Perusahaan | $12,83B | — |
Imbal Hasil Dividen | 5,16% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham CPB diperdagangkan di $19.21 dengan kenaikan 1.64% hari ini. Valuasi menunjukkan P/E 14.79 dan P/S 0.6 yang menarik, namun perusahaan menghadapi tekanan margin dengan laba bersih turun dari 9.16% (2023) menjadi 5.87% (2025). Teknikal menunjukkan sinyal bearish dengan moving averages memberikan 11 sinyal jual, sementara berita terkini menyoroti pemotongan dividen 36% dan program penghematan biaya $500 juta.
Outlook CPB menghadapi tantangan dengan penurunan profitabilitas dan tekanan kompetitif, namun valuasi yang rendah dan program restrukturisai menawarkan potensi rebound jangka panjang. Risiko utama termasuk penurunan penjualan berkelanjutan dan beban utang yang tinggi, sementara analis mayoritas merekomendasikan hold dengan target harga konsensus $19.73.
XLY menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan harga 1,34% menjadi $112,85, didukung sinyal bullish secara keseluruhan meski moving average masih bearish. ETF konsumen diskresioner ini menghadapi tekanan dari underperformance terhadap S&P 500 sepanjang 2026, dengan penurunan lebih dari 7% tahun ini. Analis memberikan konsensus buy 100% meski terdapat risiko inflasi yang mempengaruhi daya beli konsumen.
Outlook XLY bergantung pada ketahanan belanja konsumen di tengah lingkungan inflasi. Peluang muncul dari tren 'funflation' dan pertumbuhan penjualan ritel liburan yang diperkirakan 4,8%, namun risiko utama adalah tekanan inflasi berkelanjutan dan underperformance sektoral terhadap pasar yang lebih luas.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Dengan sejarah sekitar 150 tahun yang lalu, Campbell Soup kini menjadi produsen dan pemasar produk makanan praktis bermerek terkemuka, terutama sup. Bermacam-macam produk perusahaan termasuk merek-merek terkenal seperti Campbell's, Pace, Prego, Swanson, V8, dan Pepperidge Farm. Menyusul penjualan operasi snacking internasionalnya, yang dibungkus dalam kalender 2019, perusahaan ini memperoleh hampir semua penjualannya dari kandangnya sendiri. Campbell telah melakukan beberapa akuisisi untuk membentuk kembali bauran produknya beberapa tahun terakhir, termasuk kerja sama dengan Snyder's-Lance (selesai pada Maret 2018), yang meningkatkan keterpaparannya ke lorong makanan ringan yang tumbuh lebih cepat, melengkapi jajaran Pepperidge Farm-nya.
Selengkapnya di halaman CPB →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: ritel; hotel, restoran dan rekreasi; tekstil, pakaian dan barang mewah; barang rumah tangga; mobil; komponen mobil; distributor; produk rekreasi; dan layanan konsumen yang terdiversifikasi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLY →