Perbedaan ConocoPhillips dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk: ConocoPhillips diperdagangkan di $133,54 (kapitalisasi pasar $155,98B), sedangkan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk diperdagangkan di $12,86 (kapitalisasi pasar $12,75B). Perbedaan utamanya: ConocoPhillips jauh lebih besar — sekitar 12,2× kapitalisasi pasar PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk memberi dividen lebih tinggi (9,37%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ConocoPhillips selama 79 Hari dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk selama 0 Hari.
| COP | TLK | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $155,98B | $12,75B |
Volume | 4.774.951 | 1.019.905 |
Sektor | Energy | Media |
Tertinggi 52 Minggu | $141,22 | $23,43 |
Terendah 52 Minggu | $85,66 | $12,42 |
Rata-rata Waktu Simpan | 79 Hari | 0 Hari |
Nilai Perusahaan | $171,58B | $14,11B |
Imbal Hasil Dividen | 2,59% | 9,37% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ConocoPhillips (COP) diperdagangkan di $129,84 dengan kenaikan harian 0,38%, mendekati target harga terendah analis sebesar $130. Saham menunjukkan momentum bullish dengan dua kuartal berturut-turut mengalahkan estimasi EPS. Perusahaan baru saja mengumumkan kesepakatan LNG 20 tahun dengan Venture Global dan mempertimbangkan penjualan aset Norwegia. Valuasi tetap menarik dengan P/E 17,17 dan EV/EBITDA 6,17, didukung oleh margin laba bersih 14,65%.
Outlook positif dengan konsensus beli 75% dari analis dan target harga $154,75, menawarkan potensi kenaikan 19%. Risiko utama termasuk volatilitas harga minyak, eksposur geopolitik di Timur Tengah, dan penurunan margin profitabilitas dari 23,79% (2022) menjadi 13,55% (2025). Arus kas operasi yang kuat sebesar $19,8 miliar mendukung dividen dan pembelian kembali saham.
Belum ada sinyal Aura AI.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
ConocoPhilips adalah perusahan eksplorasi dan produksi independen asal AS. Pada tahun 2021, mereka memproduksi 1juta barel per hari dari minyak dan gas alam cair serta 3,2miliar kaki kubik per hari dari gas alam, kebanyakan berasal dari Alaska dan 48 negara bagian di Amerika Serikat serta Norwegia di Eropa, beberapa negara Asia Pasifik, dan Timur Tengah. Cadangan yang terbukti di akhir tahun 2021 adalah setara 6,1miliar barel minyak.
Selengkapnya di halaman COP →Telkom Indonesia menyediakan layanan seluler, telepon tetap, broadband, dan digital di Indonesia. Bisnisnya mencakup Telkomsel yang melayani pasar seluler di Indonesia.
Selengkapnya di halaman TLK →