Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja ConocoPhillips (COP) vs Jumia Technologies AG - ADR (JMIA)

ConocoPhillipsTrading
Jumia Technologies AG - ADRTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan ConocoPhillips dan Jumia Technologies AG - ADR: ConocoPhillips diperdagangkan di $133,28 (kapitalisasi pasar $161,21B), sedangkan Jumia Technologies AG - ADR diperdagangkan di $6,53 (kapitalisasi pasar $865,90M). Perbedaan utamanya: Jumia Technologies AG - ADR jauh lebih besar — sekitar 5371254884,9× kapitalisasi pasar ConocoPhillips, dan ConocoPhillips membagikan dividen 2,5%, sedangkan Jumia Technologies AG - ADR tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ConocoPhillips selama 79 Hari dan Jumia Technologies AG - ADR selama 28 Hari.

COPJMIA
Kapitalisasi Pasar
$161,21B$865,90M
Volume
6.058.4031.695.227
Sektor
EnergyConsumer Cyclical
Tertinggi 52 Minggu
$141,22$14,60
Terendah 52 Minggu
$85,66$5,69
Rata-rata Waktu Simpan
79 Hari28 Hari
Nilai Perusahaan
$176,81B$831,54M
Imbal Hasil Dividen
2,5%—

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

ConocoPhillips

ConocoPhillips (COP) diperdagangkan di $129,84 dengan kenaikan harian 0,38%, mendekati target harga terendah analis sebesar $130. Saham menunjukkan momentum bullish dengan dua kuartal berturut-turut mengalahkan estimasi EPS. Perusahaan baru saja mengumumkan kesepakatan LNG 20 tahun dengan Venture Global dan mempertimbangkan penjualan aset Norwegia. Valuasi tetap menarik dengan P/E 17,17 dan EV/EBITDA 6,17, didukung oleh margin laba bersih 14,65%.

Outlook positif dengan konsensus beli 75% dari analis dan target harga $154,75, menawarkan potensi kenaikan 19%. Risiko utama termasuk volatilitas harga minyak, eksposur geopolitik di Timur Tengah, dan penurunan margin profitabilitas dari 23,79% (2022) menjadi 13,55% (2025). Arus kas operasi yang kuat sebesar $19,8 miliar mendukung dividen dan pembelian kembali saham.

Jumia Technologies AG - ADR

Saham JMIA diperdagangkan di $6.74 dengan penurunan 0.88% hari ini. Secara teknis menunjukkan sinyal bearish dengan moving averages bearish dan osilator netral. Fundamental menunjukkan perbaikan dengan revenue tumbuh 13% YoY menjadi $189 juta pada 2025 dan margin kerugian yang menyempit. Perusahaan menunjukkan progress menuju EBITDA break-even dengan pengurangan kerugian operasional yang konsisten.

Outlook positif didukung konsensus analis 'Buy' 71% dengan target harga $12, namun risiko tinggi dari kerugian berkelanjutan dan leverage operasional yang ketat. Kunci sukses terletak pada pencapaian profitability timeline 2027 dan ekspansi pasar Afrika yang berkelanjutan.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

COP
1% Beli99% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 79 Hari
JMIA

Belum ada data sentimen.

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang ConocoPhillips

ConocoPhilips adalah perusahan eksplorasi dan produksi independen asal AS. Pada tahun 2021, mereka memproduksi 1juta barel per hari dari minyak dan gas alam cair serta 3,2miliar kaki kubik per hari dari gas alam, kebanyakan berasal dari Alaska dan 48 negara bagian di Amerika Serikat serta Norwegia di Eropa, beberapa negara Asia Pasifik, dan Timur Tengah. Cadangan yang terbukti di akhir tahun 2021 adalah setara 6,1miliar barel minyak.

Selengkapnya di halaman COP →

Tentang Jumia Technologies AG - ADR

Jumia Technologies AG adalah platform e-commerce lintas Afrika. Platform perusahaan ini meliputi sebuah marketplace yang menghubungkan penjual dengan pembeli. Jasa logistik mereka memungkinkan pengiriman dan pengantaran paket dari penjual ke pembeli, serta layanan pembayaran yang menfasilitasi transaksi antar pengguna aktif platform tersebut di beberapa pasar. Jumia meraup pemasukan dari penjualan barang, komisi, pemenuhan barang, layanan tambahan, serta pemasaran dan iklan. Segmen geografis mereka ada di Afrika Barat, Afrika Utara, Afrika Timur dan Selatan, Eropa, dan Uni Emirat Arab, dengan pemasukan terbanyak berasal dari wilayah Afrika Barat.

Selengkapnya di halaman JMIA →